Connect with us

Bencana dan Musibah

Sejumlah titik di Manado mulai tergenang banjir

Published

on

MANADO, ZONAUTARA.com – Hujan yang mengguyur Kota Manado sejak pagi tadi berdampak pada naiknya tinggi muka air pada beberapa titik rawan banjir, Minggu (28/4/2019).

Salah satunya di Kampung Kanari, Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Paal 2. Pantauan Zona Utara di lokasi tersebut, air sudah menggenangi puluhan rumah warga.

Masyarakat sudah mulai mengevakuasi harta benda mereka masing-masing.

Ketinggian air di Kampung Kanari dipantau dari pos pemantau banjir kurang lebih 1,8 meter dan masih terus mengalami kenaikan.

Martinus, salah satu masyarakat yang diwawancarai saat sedang mengamankan harta bendanya megungkapkan, air di lokasi tersebut cepat mengalami kenaikan.

“Depe aer lumayan cepat ja nae (airnya lumayan cepat naiknya),” ungkap Martinus.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Bencana dan Musibah

Sudah 7 hari dicari, nelayan di Teluk Amurang belum ditemukan

Operasi SAR dihentikan dan akan dilanjutkan dengan pemantauan.

Bagikan !

Published

on

MINSEL, ZONAUTARA.COM – Pencarian terhadap korban Audy Mohede, seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Teluk Amurang sudah memasuki hari ketujuh.

Namun upaya yang dilakukan tim gabungan itu hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Tim yang terdiri dari Basarnas, polisi dan masyarakat setempat sudah melaksanakan pencarian hingga 5 mil dari titik perahu yang ditemukan masyarakat setempat.

Upaya pencarian juga dilakukan dengan penyelaman di titik awal perahu saat ditemukan. Perluasan area pencarian hingga ke pinggiran pantai dan hutan bakau.

Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan kelompok nelayan membantu pencarian. Ada sekitar 20 perahu nelayan dan Basarnas ikut serta dalam pencarian korban.

Sebelumnya, korban diketahui menghilang sejak tangal 9 April 2020 saat perahu korban ditemukan oleh rekannya dalam keadaan kosong. Tim Basarnas yang menerima laporan langsung menuju ke lokasi pencarian.

Kepala Basarnas Manado, Suhri Sinaga mengatakan bahwa tim telah bekerja semaksimal mungkin untuk menemukan korban.

“Tapi belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Mengingat ini sudah hari ketujuh, maka operasi SAR ditutup dan dilanjutkan dengan pemantauan. Pos SAR Amurang siap menerima laporan apabila ada tanda-tanda penemuan korban,” jelas Sinaga, rabu (15/4).

Sinaga juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut terlibat dalam pencarian.

Editor: Rahadih Gedoan

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com