Connect with us

Hukum dan Kriminal

Pelaku coblos dua kali dibui satu bulan

Published

on

Terdakwa Lucki saat menjalani persidangan di PN Tondano, beberapa waktu lalu. (Foto: zonautara.com/Christo Senduk)

TOMOHON, ZONAUTARA.comPengadilan Tinggi (PT) Manado akhirnya mengeluarkan putusan atas kasus tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu) coblos dua kali yang dilakukan oleh lelaki Lucki S Wurangian, warga Kecamatan Tomohon Barat.

Di mana, Majelis Hakim PT Manado menyatakan, terdakwa Lucki terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemilu, yakni dengan melakukan pencoblosan sebanyak dua kali.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Dian Subdiana membenarkan hal tersebut.

Dia mengatakan, pihaknya telah menerima Relas Pemberitahuan Putusan Banding PT Manado Nomor : 38/PID.SUS/2019/PT.MND tanggal 28 Mei 2019.

Di mana, kata dia, dalam amar putusan Majelis Hakim tersebut, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 516 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pemilu dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suaranya lebih dari satu kali di dua TPS,” ujarnya didampingi Jaksa Penuntut Umum (JPU) David Andrianto.

Menurut dia, atas perbuatannya itu, terdakwa divonis hukuman pidana penjara selama satu bulan dan pidana denda sejumlah Rp2 juta.

“Dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan, serta menghukum terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu,” pungkasnya.

Diketahui, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tondano, terdakwa sempat divonis bebas. Namun, Majelis Hakim PT Manado dalam putusan banding yang diajukan oleh Tim JPU Kejari Tomohon, memerintahkan PN Tondano untuk kembali menyidangkan perkara tersebut.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Empat tersangka dugaan korupsi di Bagian Hukum Pemkot resmi ditahan

Published

on

Salah satu tersangka saat hendak memasuki mobil untuk dibawa ke Rutan. (Foto: zonautara.com)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Setelah berproses di meja penyidik Polres Tomohon, kasus dugaan korupsi di Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon, akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Kamis (7/10/1/2019).

Sebanyak empat tersangka pun resmi diserahkan bersama barang bukti atau tahap II ke Penuntut Umum, Kamis siang.

Bahkan, setelah diterima dari penyidik Polres, keempat tersangka, yakni FP, MT, RN dan NN, yang merupakan mantan Kepala Bagian (Kabag), Kasubag, Bendahara dan staf di Bagian Hukum, langsung ditahan, sekitar pukul 17.00 WITA.

Sebelum ditahan, keempat tersangka yang masing-masing didampingi Penasihat Hukum (PH) menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Setelah diterima dari penyidik Polres Tomohon, kami resmi melakukan penahanan terhadap empat tersangka,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

Menurut Piri, keempat tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

“Tiga tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Malendeng, Manado dan satu tersangka yang merupakan perempuan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Manado di Tomohon,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, keempat tersangka diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi pada kegiatan penyusunan naskah akademik, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, penyusunan Rancangan Peraturan Wali Kota, serta Fasilitasi dan Sosialisasi Hukum pada Bagian Administrasi Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon tahun anggaran 2014.

Di mana, lanjut Piri, atas perbuatan para tersangka, keuangan negara mengalami kerugian sebesar Rp1.110.115.418.

“Para tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” pungkas Piri.

Penahanan terhadap para tersangka ini pun dikawal ketat personel Resmob Polres Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com