Connect with us

CARI TAHU

1 dari 5 orang dewasa di Selandia Baru memiliki tato

Maskapai Air New Zealand akan membebaskan staffnya memiliki tato.

Bagikan !

Published

on

Foto: zonautara.com/Ronny Adolof Buol

ZONAUTARA.com – Setidaknya satu dari lima orang dewasa di Selanadia Baru memiliki tato di tubuhnya. Dan terbanyak adalah wanita serta anak muda.

Sebuah survei yang dilakukan oleh UMR Research terhadap orang-orang yang berusia 18 tahun keatas, menunjukkan bahwa 19 persen orang dewasa memiliki tato.

Hasil survei itu juga menunjukkan 36 persen dari orang dewasa di bawah 30 tahun punya tato di tubuh mereka.

Yang mengejutkan, ada sebanyak 22 persen wanita di Selandia Baru memiliki tato, dibandingkan dengan 17 persen pria.

Secara etnis, 47 persen atau hampir setengah penduduk di Kepulaluan Maori dan Kepulauan Pasifik telah ditato.

“Hal ini tidak mengherankan, sebab orang Polinesia memberi sumbangan kata ‘tato’ bagi bahasa Inggris yang berasal dari kata ‘tatau’ dalam bahasa Samoa,” ujar salah satu direktur perusahaan riset itu, Tim Grafton, dikutip dari stuff.co.nz.

Dari semua yang memiliki tato di tubuhnya menyatakan tidak menyesal (85%). Namun yang menyesal terbanyak dari laki-laki dibandingkan dengan wanita.

Maskapai Air New Zealand mulai tanggal 1 September 2019, akan mencabut larangan tato bagi seluruh stafnya termasuk pramugrai dan pilot.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

CARI TAHU

Bayangan akan hilang di sejumlah kota di Jatim

Akan terjadi mulai Jumat (11/10 hingga Selasa (15/10)

Bagikan !

Published

on

Ilustrasi bayangan (Pixabay.com)

ZONAUTARA.com – Beberapa kota di Jawa Timur akan mengalami fenomena saat bayangan akan hilang. Fenomena yang disebut dengan kulminasi utama itu akan terjadi mulai Jumat (11/10) hingga Selasa (15/10/2019).

Kasa Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi,dan Geofisika (BMKG) Juanda, Teguh Tri Susanto menjelaskan bahwa kulminasi utama merupakan fenomena saat matahari berada tepat di posisi paling tinggi di langit.

Pada saat terjadi kulminasi utama matahari akan berada di titik zenit atau tepat di atas kepala.

“Akibat fenomena itu, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang, karena bertumpu pada benda itu sendiri,” ujar Teguh sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (9/10).

Adapun daerah-daerah yang akan mengalami hari tanpa bayangan, berdasarkan catatan BMKG, pada Jumat (11/10); yakni Sumenep, Bangkalan dan Tuban.

Selanjutnya pada Sabtu (12/10); Surabaya, Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Ngawi.

Kemudian pada Minggu (13/10); Situbondo, Kraksaan, Probolinggo, Pasuruan, Bangil, Mojosari, Mojokerto, Jombang, Ngasem, Kediri, Nganjuk, Caruban, Madiun dan Magetan.

Lalu, pada Senin (14/10); Bondowoso, Jember, Lumajang, Malang, Kepanjen, Batu, Kanigoro, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan. Terakhir, pada Selasa (15/10); Banyuwangi

Lantaran posisi matahari yang tepat berada di atas kepala, maka BMKG pun memprediksi akan ada peningkatan suhu udara. Teguh lantas mengimbau masyarakat untuk menjaga kondisi tubuh. 

“(Peningkatan) berkisar 0,5-1 derajat Celcius dari normalnya terutama di siang hari yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Tetap menjaga kondisi dengan asupan air yang cukup bagi tubuh,” kata Teguh.

Kulminasi utama merupakan fenomena yang sudah biasa terjadi tiap tahun. Fenomena alam ini tidak perlu terlalu ditakutkan. 

“Tiap tahun di Indonesia, di Jatim secara khusus juga akan mengalaminya, itu bukan sesuatu hal yang harus dikhawatirkan berlebih kepada masyarakat,” kata Teguh.

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading

LAPORAN KHUSUS

Advertisement
Advertisement

Trending

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com