Connect with us

ZONAPEDIA

Ini dia semut tercepat di dunia

Semut Perak Sahara mampu berlari 108 kali panjang tubuhnya per detik.

Bagikan !

Published

on

semut tercepat di dunia
Cataglyphis bombycina (Photo: Fernando Amor)

ZONAUTARA.com – Tahukah anda bahwa para peneliti juga mengamati bagaimana seekor semut berlari? Dan salah satu penelitian itu bisa mengungkapkan semut apa yang memiliki kecepatan berlari tertinggi di dunia.

Gelar itu jatuh ke tangan Semut Perak Sahara (Cataglyphis bombycina). Rekor semut ini dicatat dalam sebuah riset yang dilakukan Universitas Ulm, Jerman.

Cataglyphis bombycina mampu berlari hingga 0,855 meter per detik. Angka itu sama dengan 108 kali panjang tubuhnya per detik. Semut Perak Sahara ini mampu mengalahkan semut lain Cataglyphis fortis yang punya kecepatan hanya 0,62 meter per detik.

Journal of Experimental Biology mengungkap ukuran kaki semut perak Sahara lebih panjang sekitar 20 persen dibandingkan Cataglyphis fortis. Hal ini yang membuatnya mampu berlari lebih cepat, kendati badannya kalah besar.

Penelitian yang dilakukan Harald Wolf, Sarah Pfeffer, Verena Wahl, dan Matthias Wittlinger pada 2015 lalu di Tunisia ini kemudian menganalisis bagaimana semut tersebut menggerakkan kakinya. 

Mengutip Phys, kaki semut perak Sahara memiliki panjang 4,3 hingga 6,8 mm hingga bisa melangkah 47 kali dalam satu detik.

Untuk bertahan di bawah teriknya matahari gurun yang berpasir, semut perak ini memiliki ciri khas kaki yang berbeda. Kaki mereka mampu bergerak dengan sangat cepat hingga hanya menyentuh tanah selama 7 milidetik saja.

“[Mereka] dapat mencegah kaki tenggelam terlalu dalam ke pasir yang lunak,” ungkap Wolf.

Para peneliti tersebut kemudian tertarik untuk mencari tahu lebih banyak tentang bagaimana penghuni gurun ini berlari dengan kecepatan tinggi, yang membutuhkan kecepatan kontraksi otot yang mendekati batas fisiologis.

Kehebatan semut perak sahara ini hampir menyaingi hewan lain seperti kumbang harimau Australia dengan kecepatan 171 ukuran badannya per detik dan tungau California dengan kecepatan 377 kali badannya per detik. 

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ZONAPEDIA

Untuk para cat lovers, berikut 5 fakta unik tentang kucing

Banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Bagikan !

Published

on

kucing
Ilustrasi dari Pixabay.com

ZONAUTARA.COM – Kucing adalah salah satu hewan yang sangat menarik sebagai peliharaan. Untuk para cat lovers ada nih beberapa fakta unik tentang kucing yang jarang diketahui. Hewan yang lucu dan menggemaskan ini mempunyai rahasia-rahasia yang wajib untuk kalian ketahui.

Fakta-fakta unik tentang kucing ini dijamin akan membuat kalian semakin sayang kepada binatang mungil satu ini.

Nah, apa saja sih fakta unik tentang kucing tersebut. Berikut ini berbagai macam fakta unik yang akan kami rangkum untuk anda para cat lovers. Yuk, jika penasaran langsung saja disimak fakta-faktanya.

Memiliki Pendengaran dan penciuman Yang Sensitif

Mungkin fakta yang pertama ini sudah banyak diketahui, kalau anjing memang salah satu hewan mamalia yang mempunyai pendengaran dan penciuman paling tajam diantara binatang lainnya.

Namun, nyatanya kucinglah yang memiliki pendengaran lebih sensitif jika dibandingkan dengan anjing, Kucing dapat mencapai batas pendengaran hingga sebesar 65 khz. Jadi, jangan heran jika kucing berlaku aneh ketika kita sebagai manusia tidak mendengar apapun.

Kemudian, kucing juga memiliki indra penciuman yang sangat tajam lho.

Oleh sebab itu, ketika kita memelihara kucing dan belum membersihkan tempat buang airnya, kucing tidak akan pernah menggunakan area tersebut untuk mengeluarkan kotorannya. Sehingga, kalian para pecinta kucing harus rajin untuk membersihkan kotak pasir si pus ini.

Termasuk Hewan Sensitif, Kucing Bisa Membawa Efek Positif Bagi Tuannya

Jika dibandingkan dengan anjing, kucing merupakan hewan yang cukup cuek. Walaupun dia sudah mengenal lama sang majikan, namun ia tidak terpengaruh baginya.

Tetapi, hewan yang satu ini memiliki kelebihan yang mengejutkan di balik sifat cueknya. Kucing adalah termasuk hewan yang memiliki perasa yang cukup kuat.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland, Michigan, Amerika Serikat bahwa terdapat beberapa bukti bahwa kucing dapat merasakan perubahan suasana hati majikannya.

Kucing dapat memahami emosi manusia lebih dari apa yang diperkirakan. Jadi, berita tentang kucing yang dapat membawa efek positif kepada manusia itu bukan hanya sekedar berita hoax semata.

Memiliki Sembilan Nyawa

Pasti kalian tidak asing lagi dengan kata jika kucing memiliki sembilan nyawa. Sebab, dari dulu terdapat banyak mitos yang beredar tentang hewan berkaki empat satu ini dapat lolos dari kematian beberapa kali.

Faktanya, kucing dapat bertahan hidup meskipun jatuh dari ketinggian berapapun. Namun, mitos tentang kucing yang memiliki sembilan nyawa itu tidak sepenuhnya benar.

Faktanya, bahwa kucing ternyata memiliki kemampuan refleks meluruskan tubuh di udara yang akan mendaratkan kakinya terlebih dahulu sebelum dia menyentuh tanah. Nah, sebab itulah kucing tidak terluka sedikitpun dan terhindar dari maut bila terjatuh dari jarak yang cukup tinggi.

Kucing Tidak Memiliki Bakteri Kotor di Tubuhnya

Ternyata kucing tidak memiliki bakteri kotor yang menempel di tubuhnya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. George Maqsud, dia mengatakan bahwa lidah kucing tidak mengandung kuman. Selain itu juga tubuhnya hanya sebagian kecil saja yang mengandung bakteri.

Hal tersebut dibuktikan dengan kucing yang tidak suka mandi. Lho bukannya bakteri lebih suka dengan hewan yang tidak suka mandi ya? Wah, hal itu sangatlah salah besar.

Kucing tidak suka dengan yang namanya mandi, sebab ia sadar kalau air merupakan tempat subur untuk pertumbuhan bakteri. Jadi, kucing tidak menyukai air karena menghindari perpindahan bakteri ke tubuhnya.

Faktanya air liur kucing mengandung zat anti kuman, sehingga hewan lucu ini biasanya membersihkan tubuhnya dengan cara menjilatinya.

Dapat meningkatkan kesehatan manusia

Kucing sering kali dianggap sebagai pembawa penyakit. Mulai dari jenis tokso, alergi, atau asma. Selain itu juga, katanya kucing dapat menyebabkan kemandulan, keguguran, dan cacat pada bayi sejak lahir.

Tetapi, itu semua tidak sepenuhnya benar. Sebab, penyakit-penyakit itu umumnya terbawa dari lingkungan ataupun makanan yang dikonsumsi. Sehingga, itu semua bukan salah dari kucing.

Namun, dari fakta tersebut, ternyata banyak juga manfaat kucing bagi manusia. Contohnya kucing dapat menghilangkan emosi yang berlebihan, depresi, kecemasan, bahkan juga dapat mengurangi resiko serangan jantung. Sehingga, sampai saat ini banyak dokter yang menyebutkan jika hewan berbulu lembut dan lucu ini sering digunakan untuk terapi penyembuhan suatu penyakit.

Nah, gimana para cat lovers, menarik bukan? Maka dari itu rawat baik-baik hewan lucu ini ya.

Bagikan !
Continue Reading
Klik untuk melihat visualisasinya

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com