Connect with us

Hukum dan Kriminal

Beraksi di Indomaret, spesialis pencuri retail modern ini diciduk URC Totosik

Published

on

TOMOHON, ZONAUTARA.com Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resor (Polres) Tomohon menangkap pelaku spesialis pencuri di retail modern.

Pelaku, yakni RP alias Ridwan (37), warga Kelurahan Tataaran Patar Tondano, ini diamankan saat sedang beraksi di Indomaret yang terletak di Kelurahan Paslaten Satu, Kecamatan Tomohon Timur, Sabtu (2/11/2019).

Diketahui, penangkapan ini dilakukan berdasarkan pengembangan kasus pencurian yang sempat viral di media sosial.

Di mana, pada Oktober 2019 lalu, Tim Totosik mendapatkan informasi dari media sosial, terkait maraknya aksi pencurian di toko modern di Kota Tomohon.

Komandan Tim (Katim) URC Totosik Bripka Yanny Watung mengatakan, Sabtu sekitar pukul 08.30 WITA, pihaknya mendapat informasi dari karyawan Indomaret Paslaten, bahwa ada orang yang mencurigakan berada dalam toko.

Mendapat laporan ini, Tim Totosik bersama personel Polsek Tomohon Tengah, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku yang masih berada di lokasi pun langsung diamankan.

“Saat diamankan dan digeledah, didapati barang-barang berupa minyak kayu putih, snack dan barang lainnya yang disembunyikan oleh pelaku,” ujar Watung.

Dia menjelaskan, dari hasil interogasi, pelaku mengakui, bahwa dirinya sudah dua kali melakukan aksi pencurian di toko Indomaret Paslaten dan toko lainnya yang ada di Kota Tomohon, di antaranya Alfamart Kakaskasen dan Indomaret Lansot.

“Selain Tomohoan, pelaku juga mengaki pernah melakukan aksi yang sama di beberapa toko yang ada di wilayah Manado, di antaranya Indomaret Malalayang, Indomaret Sario, Alfamart Pineleng, Fiesta Ria dan Multimart Ranotana.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait melalui Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Cilion Diar membenarkan telah diamankannya pelaku spesialis pencurian retail modern itu.

“Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia

Hukum dan Kriminal

Empat tersangka dugaan korupsi di Bagian Hukum Pemkot resmi ditahan

Published

on

Salah satu tersangka saat hendak memasuki mobil untuk dibawa ke Rutan. (Foto: zonautara.com)

TOMOHON, ZONAUTARA.com Setelah berproses di meja penyidik Polres Tomohon, kasus dugaan korupsi di Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon, akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Kamis (7/10/1/2019).

Sebanyak empat tersangka pun resmi diserahkan bersama barang bukti atau tahap II ke Penuntut Umum, Kamis siang.

Bahkan, setelah diterima dari penyidik Polres, keempat tersangka, yakni FP, MT, RN dan NN, yang merupakan mantan Kepala Bagian (Kabag), Kasubag, Bendahara dan staf di Bagian Hukum, langsung ditahan, sekitar pukul 17.00 WITA.

Sebelum ditahan, keempat tersangka yang masing-masing didampingi Penasihat Hukum (PH) menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Setelah diterima dari penyidik Polres Tomohon, kami resmi melakukan penahanan terhadap empat tersangka,” ujar Kepala Kejari (Kajari) Tomohon Edy Winarko melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Arthur Piri.

Menurut Piri, keempat tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

“Tiga tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Malendeng, Manado dan satu tersangka yang merupakan perempuan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Manado di Tomohon,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, keempat tersangka diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi pada kegiatan penyusunan naskah akademik, penyusunan Rancangan Peraturan Daerah, penyusunan Rancangan Peraturan Wali Kota, serta Fasilitasi dan Sosialisasi Hukum pada Bagian Administrasi Hukum Sekretariat Daerah Kota Tomohon tahun anggaran 2014.

Di mana, lanjut Piri, atas perbuatan para tersangka, keuangan negara mengalami kerugian sebesar Rp1.110.115.418.

“Para tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” pungkas Piri.

Penahanan terhadap para tersangka ini pun dikawal ketat personel Resmob Polres Tomohon.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !
Hosting Unlimited Indonesia
Continue Reading
Advertisement

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com