Connect with us

ZONA DAERAH

Polres Tomohon jamin keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru

Published

on

Wakapolres Kompol Deasy Bolang saat memasangkan pita operasi. (Foto: zonautara.com)

TOMOHON, ZONAUTARA.comKepolisian Resor (Polres) Tomohon melaksanakan apel gelar pasukan bersandi Operasi Lilin 2019, dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), di lapangan Polres Tomohon, Kamis (19/12/2019).

Apel gelar pasukan tersebut ditandai dengan penyematan pita operasi kepada personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) oleh Inspektur Upacara (Irup) Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Kompol Deasy Bolang.

Usai apel, Bolang mengatakan, dari Polres Tomohon, akan ada sebanyak 291 personel yang akan melaksanakan pengamanan Nataru, atau 2/3 kekuatan personel Polres Tomohon.

“Fokus pengamanan kita sebagaimana amanat dari Bapak Kapolri, yang utama adalah tempat ibadah, tempat wisata dan lainnya,” ujar Bolang.

Menurut dia, pihaknya akan menempatkan sejumlah personel di setiap rumah ibadah.

Dia menjelaskan, berbagai potensi kerawanan, seperti terorisme, kejahatan konvensional, kenaikan harga bahan pokok dan lainnya menjadi atensi pihaknya dalam Operasi Lilin kali ini.

“Untuk potensi kerawanan di Kota Tomohon seperti perkelahian yang disebabkan oleh minuman keras dan juga lakalantas, itu semua potensi kerawanan yang patut kita antisipasi,” tuturnya.

Dia berharap, masyarakat Kota Tomohon bisa bekerja sama dengan aparat keamanan dalam menjaga situasi agar tetap kondusif.

Editor : Christo Senduk

Bagikan !

Zona Wakil Rakyat

KPU RI masih godok PKPU mantan napi korupsi

Anggota KPU RI Ilham Saputra bertemu pekerja media di Manado.

Bagikan !

Published

on

Anggota KPU RI Ilham Saputra bersama para Komisioner KPU Sulut di acara Coffee Morning bersama media massa, Rabu (19/2/2020).

MANADO, ZONAUTARA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia hingga saat ini masih menggodok putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait mantan narapidana kasus korupsi mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Anggota KPU RI Ilham Saputra mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih membahas dan menggodok perubahan PKPU tentang persyaratan bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur, Walikota/Wakil Walikota serta Bupati/Wakil Bupati yang akan ikut serta dalam Pilkada serentak, 23 September 2020 mendatang.

Menurut dia, KPU, terkait dengan proses ini cukup progresif dari masa Pemilu 2019. Dimana ketika itu, MA membatalkan PKPU tentang pencalonan yang salah satu pasalnya memuat tentang larangan bagi mantan terpidana korupsi untuk ikut dalam pencalonan Pileg.

“Kemudian kami berusaha lagi buat seperti itu, tapi MA batalkan lagi karena sudah ada yurisprudensi sebelumnya. Akan tetapi setelah ada gugatan dari Perludem dan lainnya, MK memberikan putusan bahwa lima tahun setelah menjalankan pidananya,” terang Ilham Saputra dalam gelaran coffee morning KPU Sulawesi Utara dengan Media Massa di kawasan Bahu, Malalayang, Rabu (19/2/2020).

“Tentunya kami sedang atur apakah bagaimana menghitung lima tahun itu. Apa berdasarkan SK-nya, surat keluar dari Lapas atau seperti apa. Itu sedang kami godok dan nanti ada juknisnya. Nanti akan dishare ke media. Kita akan atur secara detail sekali,” tandas dia.

Pada acara tersebut, Ilham Saputra meminta agar seluruh jajaran KPU untuk tetap berintegritas dan bekerja tanpa neko-neko.

“Bekerjalah sesuai hati nurani, sesuai koridor hukum yang ada jangan sampai terjebak dengan hal-hal yang justru akan menghancurkan nama baik pribadi bahkan kelembagaan sebagai penyelenggara,” tandasnya, seraya meminta media untuk terus mengawal kinerja penyelenggara Pemilu agar bekerja secara baik.

Sementara Ketua KPU Sulut, Ardiles Mewoh menyatakan terima kasih kepada media yang terus menjadi mata masyarakat dalam menyampaikan informasi sehingga tingkat partisipasi pemilih saat Pileg 2019 jauh di atas target nasional yakni 83 persen. (K-02)

Editor: Ronny Adolof Buol

Bagikan !
Continue Reading

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com