Penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam simulasi Pemungutan Suara Pilkada di Minsel

1 min read

AMURANG, ZONAUTARA.com – Tinggal beberapa saat lagi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan memasuki tahapan penting, yaitu pemungutan suara.

Event politik yang digelar saat pandemi Covid-19 ini beresiko terjadi penularan secara massal. Pihak penyelenggara melakukan berbagai antisipasi, terutama dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini juga yang terlihat saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak tahun 2020.

Simulasi dilaksanakan di Kelurahan Ranoiapo, Kecamatan Amurang, Minsel, Sabtu (21/11/2020). Kegiatan simulasi dilakukan dengan membuat tenda Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang di dalamnya terdapat panitia, surat suara, kotak suara, bilik suara, masyarakat wajib pilih, serta personil pengamanan dari Polres Minsel.

Baca Pula:  Honorer K2 Minsel jadi atensi Bupati “CEP” saat bertemu MenPAN-RB

Simulasi ini mengedepankan penerapan protokol kesehatan di mana seluruh masyarakat wajib pilih, pihak panitia, dan personil pengamanan menggunakan alat pelindung diri berupa masker atau face shield, menjaga jarak serta mencuci tangan saat masuk dan keluar TPS. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Tidak perlu takut menyalurkan hak suara, karena mekanismenya mengedepankan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ungkap Kapolres Minsel AKBP S Norman Sitindaon yang hadir langsung dalam kegiatan simulasi itu.

Baca Pula:  Senin hari ini ada 9.994 kasus baru corona di Indonesia

Kapolres Minsel mengatakan, pihaknya selalu mengimbau warga untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun antiseptik, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Termasuk dalam tahapan Pilkada ini.

Penulis: Yoseph Ikanubun/detikmanado.com

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com