ZONAUTARA.comPesawat Boeing 737-500 Sriwijaya Air yang jatuh di atas perairan Pulau Seribu, Sabtu (09/01/2021) telah berumur 26 tahun.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono menanggapi soal usia pesawat yang nahas itu.

“Pesawat tersebut berjenis Boeing 737-500 beroperasi sejak 1994, jadi kurang lebih umurnya sekitar 25 sampai 26 tahun,” jelas Soerjanto.

Meski demikian menurut Soerjanto walaupun sudah beroperasi lama, pesawat tersebut masih layak bila dilakukan perawatan rutin sesuai prosedur.

Sementara itu, Jeff Jauwena selaku Direktur Utama Sriwijaya Air, mengatakan pesawat tersebut telah dilakukan pengecekan oleh teknisi sebelum lepas landas.

“Pesawat ini terbang rute kedua, karena rute ini kan Pontianak PP (pulang pergi) jadi sudah dicek berkala,” tegas Jeff.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang berisi 62 penumpang termasuk kru pesawat diketahui jatuh, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Supadio, Pontianak.