ZONAUTARA.com – Untuk bisa belajar di sekolah pilot, ternyata membutuhkan syarat-syarat yang terbilang sangat berat. Bila ada yang berpikir bahwa uang dapat menyelesaikan banyak hal, namun hal itu tidak berlaku di sekolah pilot.

Pasalnya, selain sangat mahal, untuk bisa menikmati pendidikan di sekolah pilot ternyata membutuhkan otak yang brilian karena nilai Test of English for International Communication (TOEIC) harus minimal 400. Nilai ini sangat penting lantaran ada maskapai yang menargetkan skor TOEIC minimal 700.

Ada sederet tes lain yang juga harus lulus, misalnya tes aptitute (bakat terbang), tes akademik (yang hanya di beberapa sekolah), psikotes, tes Medical Examination, dan ADAPT Test untuk sekolah di New Zealand.

Calon pelajar di sekolah pilot harus memiliki passport, umur minimal 18 tahun untuk sekolah di Australia dan New Zealand, tapi untuk sekolah lainnya umur bisa minimal 17 tahun dan telah lulus SMA. Juga, tinggi minimal harus mencapai 160 cm.

Setiap sekolah berdurasi variatif, namun umumnya berkisar antara 1 – 2 tahun. Tergantung lisensi yang diambil dan fasilitas sekolah yang mencakup jumlah pesawat latih dan bandara.

Biaya untuk bisa sekolah pilot, berkisar Rp 900 juta sesuai catatan sekolah-pilot.com tahun 2020. Ada sekolah yang sudah memasukkan tambahan biaya akomodasi (asrama + makan), transport, uang ujian, atau uang endorsement, dan kebutuhan lainnya yang harus ketahui rinciannya.

Jika bertanya soal beasiswa, sebaiknya lupakan saja. Sekolah pilot ini tidak menyediakan beasiswa atau program ikatan dinas (bayar setelah lulus/kerja).

Sebelum memilih sekolah pilot mana, anda harus cek lisensi apa saja yang ditawarkan. Sekolah pilot umumnya menawarkan lisensi dasar seperti Private Pilot License (PPL), Commercial Pilot License (CPL), Instrument Rating (IR), dan ME (Multi Engine).

Kalau dulu, lisensi ME bukan sesuatu yang penting untuk diambil saat masa sekolah sehingga banyak cadet yang hanya mengambil lisensi PPL, CPL, dan IR saja. Namun beberapa tahun belakangan, lisensi ME menjadi salah satu pertimbangan maskapai dalam proses penerimaan pilot.

Tahun 2019 malah ada maskapai yang meminta ATPL Frozen sebagai salah satu kriteria untuk melamar pekerjaan. Jadi, carilah sekolah yang menawarkan lisensi yang lengkap, yang meliputi PPL, CPL, IR, ME, dan ATPL Frozen.

Tak usah ditanya lagi soal kewajiban berbahasa Inggris karena seorang pilot harus bisa komunikasi dengan tower ATC (Air Traffic Controller) dalam bahasa Inggris walaupun penerbangan lokal. Makanya anda wajib mencari sekolah yang menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajarnya sehingga terbiasa dan akhirnya bisa aktif berbahasa Inggris.

Tertarik sekolah pilot?




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id