ZONAUTARA.COM – Pada mulanya, seseorang dapat terinfeksi Covid-19 dari orang lain setidaknya setelah mengalami kontak selama 15 menit. Namun saat ini penularan bisa terjadi sangat cepat dalam hitungan detik.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah dalam konferensi persnya Kamis lalu.

“Kini tingkat penularan Covid-19 sangat tinggi,” tambahnya.

Penularan tersebut sangat berbanding terbalik dengan Covid-19 virus asli yang memiliki angka penularan 2,5 hingga 3. Namun kini Delta berada pada rentang 5 hingga 8.

Artinya, menurut Noor Hisham, jika ada 100 orang yang terpapar COVID-19 varian Delta, virus bisa menyebar sampai ke 800 orang lainnya.

“Jika 100 orang terinfeksi varian Delta, virusnya bisa menyebar ke 500 atau 800 orang lagi,” kata Dr Noor Hisham.

Seperti diketahui, Corona Malaysia juga ikut terdampak varian Delta hingga terjadi lonjakan jumlah pasien ICU. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang wafat sebelum berhasil ditangani di fasilitas kesehatan.

Penularan COVID-19 varian Delta juga terlihat dari munculnya klaster-klaster baru Corona Malaysia.

“Pada satu titik, ada 1.340 kasus di Labuan hanya dalam satu minggu. Kami mengidentifikasi bahwa infeksi di sana berasal dari varian Delta dan menyebar di industri perkapalan,” sebutnya sambil menekankan jumlah cakupan vaksinasi COVID-19 terus ditingkatkan.

“Kami menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan juga mendorong vaksinasi di sana. Sekarang 52 persen dari populasi telah divaksinasi lengkap. Ketika lebih banyak orang divaksinasi, kita akan melihat jumlah pasien yang masuk ke rumah sakit dan ICU turun,” kata Dr Noor Hisham.

Hingga Minggu Minggu (19/7) tercatat sebanyak 10.710 kasus baru COVID-19 di Malaysia, 153 orang wafat, dan lebih dari 5 ribu warganya sembuh.




=======================
Visualisasi data dibawah ini merupakan sajian otomatis hasil kerjasama Zonautara.com dengan Katadata.co.id