Ingin berwisata ke Switzerland saat pandemi? Simak persyaratannya

  • Share
Ilustrasi (Sumber: pexels.com)

ZONAUTARA.com – Beberapa negara di Eropa, situasi pandemi Covid-19 mulai membaik. Selain itu, tingkat vaksinasi penduduk juga berlangsung cepat, sehingga pelancong sudah dapat berkunjung ke sana.

Salah satu negara yang terbuka sebagai destinasi wisata adalah Swiss. Ingin berkunjung ke Swiss selama musim panas ini? Begini persyaratannya.

Keindahan negara Swiss memang tak bisa dihindarkan. Mulai dari pegunungan, danau, dan pemandangan lainnya. Terlebih ketika musim panas. Lokasi-lokasi yang rendah di sana menjadi hangat.

Menurut Swiss Federal Office of Public Health (FOPH), ada 25 asal negara ini dibebaskan dari persyaratan pengujian dan karantina selama mereka memegang Sertifikat Digital COVID-19 Uni Eropa.

Negara-negara tersebut di antaranya Austria, Belgium, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norway, Polandia, Portugal, Swedia, Slowakia, Slovenia, dan Spanyol.

Baca Pula:  Bupati Bolmut evaluasi pembelajaran tatap muka saat pandemi

Selain negara-negara Uni Eropa yang telah disebutkan, negara-negara berikut ini juga terdaftar dalam negara yang aman secara epidemiologis Uni Eropa, di antaranya Albania, Andora, Armenia, Australia, Azerbaijan, Bosnia dan Herzegovina, Brunei Darussalam, Bulgaria, Kanada, dan Kroasia.

Siprus, Hongkong, Irlandia, Israel, Jepang, Yordania, Kosovo, Libanon, Makau, Moldova, Monako, Montenegro, Selandia Baru, Makedonia Utara, Qatar, Rwanda, Rumania, San Marino, Arab Saudi, Serbia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, dan Negara Kota Vatikan juga termasuk ke dalam negara yang terdatar.

Meski beberapa negara telah diizinkan, namun ada beberapa ketentuan lain yang harus ditaati.

Baca Pula:  Tips aman studi ke luar negeri pasca pandemi

FOPH menetapkan bahwa kerumumunan yang dilakukan maksimum 30 orang di dalam ruangan dan maksimal 50 orang diperbolehkan melakukan pertemuan di luar ruangan.

Selain itu, protokol kesehatan lain seperti menjaga jarak dan memakai masker tentu masih dilakukan.

Per 27 Juli 2021, Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Swiss sendiri telah mengidentifikasi adanya 709.493 kasus terinfeksi Covid-19. Nol kasus baru telah dilaporkan selama 24 jam terakhir. WHO juga mengungkapkan bahwa terdapat 10.331 kematian terkait virus Covid-19 di Swiss.

Urusan vaksin, hingga saat ini, Swiss telah memberikan total 8.708.822 dosis vaksin COVID-19. Di mana 66,95 persen populasi telah menerima vaksin Moderna, sedangkan sisanya, 34,24 persen, telah menerima vaksin BioNTech/Pfizer.

  • Share

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com