Anda pasti pernah mengalami pusing karena terlalu banyak pekerjaan dan bingung hal mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Jangan sampai kebingungan ini membuat anda tak memulai satu pun pekerjaan dan malah mengabaikan semuanya.

Dengan pekerjaan yang banyak, anda juga pasti akan kesulitan jika harus melakukan semuanya dalam satu waktu. Bukannya pekerjaan cepat selesai, malah anda harus melakukan switching pekerjaan satu dengan yang lain, yang akan membutuhkan waktu lebih lama.

Untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, anda perlu mengenal metode MoSCoW. Metode ini digunakan untuk Menyusun prioritas kamu dalam menyelesaikan pekerjaan, baik secara individu maupun proyek dalam tim.

Metode MoSCoW punya empat penggolongan prioritas. Apa saja?

  • Must-Have

Dalam kelompok ini, anda harus menanyakan pada diri sendiri, bagaimanakah dampak jika pekerjaan saya tidak dilakukan dan tidak selesai tepat waktu? maka jika jawabannya adalah pekerjaan anda gagal total, berarti hal tersebut menempati prioritas must-have.

Katakanlah anda sedang mengerjakan tugas dengan deadline di jam tertentu. Jika anda tidak menyelesaikannya, anda tidak akan mendapatkan nilai dan bisa jadi mengancam kelulusan anda. Maka yang seperti ini menempati prioritas must-have.

  • ShouldHave

Pada bagian should have, anda bisa tidak melakukan sesuatu dan projek masih dapat berjalan dengan baik. Jika dilakukan, maka akan mendapat dampak baik yang besar, namun jika tidak dilakukan, tugas anda masih bisa berjalan dengan baik dan tidak akan menimbulkan konsekuensi apapun.

  • Could-Have

Could have memiliki sedikit perbedaan dengan should have. Di sini, tugas yang anda lakukan bersifat opsional. Yang berbeda dari should have adalah seberapa besar pengaruhnya jika kita tak melakukannya.

Jika kita tak melakukan kegiatan dalam kategori ini, maka dampak negatif yang terjadi dan konsekuensi yang ditanggung tidak lebih besar dari should have.

  • Won’t-Have

Pada bagian ini, pekerjaan tersebut tak akan membawa kerugian sama sekali jika tidak dikerjakan. Anda bisa meninggalkannya atau melakukannya di waktu yang lain. Tidak ada batasan waktu maupun konsekuensi yang anda tanggung.

Contoh hal-hal yang berada dalam kategori ini seperti bermain game. Anda bisa menempatkannya di prioritas terakhir ketika semua pekerjaan wajib anda sudah selesai.

Untuk bisa membuat kategori ini, maka anda terlebih dulu dapat membuat pekerjaan apa yang akan anda lakukan. Kemudian buat matriks sederhana dan beri dampak positif dan negatif jika anda melakukan atau pun tidak melakukannya.

Setelah itu, anda bisa mengategorikannya dan mulai selesaikan pekerjaan anda yang menumpuk satu per satu.