ZONAUTARA.com – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama suaminya yang juga merupakan mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin kini ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka.

Keduanya terjerat dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan kepala desa.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (31/8) dini hari, mengungkapkan, HA [Hasan Aminuddin] sebagai penerima, kemudian PTS [Puput Tantriana Sari].

Dua tersangka penerima suap lainnya yakni Camat Krejengan Doddy Kurniawan dan Camat Paiton Muhamad Ridwan.

Alex berujar para penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain itu, terdapat 18 orang pemberi suap yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah Pejabat Kades Karangren, Sumarto; Ali Wafa; Mawardi; Mashudi; Maliha; Mohammad Bambang; Mashuren; Abdul Wafi; dan Kho’im.

Kemudian Akhmad Saifullah; Jaelani; Uhar; Nurul Hadi; Nurul Huda; Hasan; Sahir; Sugito; dan Samsuddin.

Alex mengatakan para pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK baru menahan lima orang tersangka untuk 20 hari pertama di Rumah Tahanan Negara (Rutan) berbeda. Hasan ditahan di Rutan KPK Kavling C1, Puput Tantriana ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih, Doddy ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, Muhamad Ridwan ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, dan Sumarto ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan di Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak 31 Agustus 2021 sampai dengan 19 September 2021,” tutur Alex.

Sedangkan, 17 tersangka lainnya diminta kooperatif menjalani proses hukum.

Tersangka yang lain tersebut kini masih berada di rumahnya masing-masing, sebab saat proses OTT, keseluruhan tersangka tidak ditangkap secara langsung.

“Tetapi kita melakukan penangkapan terhadap orang yang menyerahkan uang,” terang Alex.