ZONAUTARA.COM — Setiap orang memiliki harapan dan mimpi-mimpinya. Bahkan motivasi kita untuk terus hidup adalah karena adanya harapan-harapan yang menggantung yang ingin kita kejar. Namun, jika kita berada dalam fase stres, rumit, harapan-harapan itu tentu menyusut. Maka dari itu, mengelola reaksi stres menjadi hal yang penting di sini.

Mengembalikan pola pikir penuh harapan bisa dilakukan dengan cara menikmati alam, berkomunikasi dengan teman, dan menetapkan tujuan-tujuan yang baru. Di masa pandemi saat ini, banyak orang yang mengalami stres, sehingga mengikis harapan-harapan tersebut.

Diane Dreher Ph.D., seorang professor bidang psikologis, memaparkan lima cara agar kita kembali mengisi harapan dan mimpi kita agar kembali penuh.

1. Tingkatkan keterampilan mengolah stres

Ketika kita terpicu secara emosional, tubuh kita akan melepaskan hormon stres. Dalam kondisi ini, kita akan berada dalam mode genting untuk melawan, melarikan diri, atau diam tak berkutik. Kita tak bisa berpikir jernih untuk menyelesaikan masalah.

Ketika kita stres, harapan kita terkuras. Maka dari itu, agar mengurangi stres, lakukan beberapa olahraga ringan, ambil jeda 90 detik untuk bernapas dalam-dalam ketika sedang stress. Anda juga bisa menjelajah alam, mendengarkan musik, dan berbicara dengan teman.

Dengan melakukan hal-hal tersebut, anda bisa merasa lebih positif dan kembali menemukan harapan-harapan anda kembali.

2. Cari aksi-aksi yang menginspirasi

Ketika mimpi dan harapan anda terkikis, anda bisa menaikkannya dengan menemukan aksi-aksi yang menginspirasi. Misalnya, aksi menanam pohon, atau mengolah sampah. Aksi-aksi yang inspiratif ini akan membuat anda menggelorakan harapan yang sempat padam.

3. Tumbuhkan kebiasaan yang membahagiakan

Perasaan positif dan bahagia bisa dirasakan seseorang ketika ia tidak dalam keadaan stres. Ketika dalam kondisi bahagia, maka seseorang akan lebih termotivasi untuk menggapai tujuan dan harapannya.

Maka dari itu, rutinitas yang positif perlu anda bangun, seperti melakukan hobi yang anda suka. Bisa memasak, memainkan alat musik, mengungkapkan rasa terima kasih, menghargai sesama, dan lain-lain.

4. Bentuk jejaring untuk saling memotivasi

Lingkungan yang supportif akan membentuk diri kita pula. Ketika anda memiliki lingkungan yang mendukung anda untuk mencapai cita-cita dan harapan, maka anda akan semakin terpacu untuk menggapainya. Cari atau bentuk lingkungan tersebut mulai dari dekat. Bisa keluarga atau teman dekat.

5. Atasi tantangan

Tantangan demi tantangan dalam hidup, tentu akan membuat kita jauh dari harapan. Mungkin malah dekat dengan keputus asaan. Jangan tanamkan pikiran seperti itu. Mengatasi berbagai macam tantangan tentu akan mendekatkan kita pada harapan yang selama ini ingin dicapai.