ZONAUTARA.com – Setelah dua abad populasi selalu tumbuh pesat, maka bisakah populasi manusia menyusut? Penelitian yang dilakukan oleh Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Fakultas Kedokteran Universitas Washington akan menjawabnya.

Temua para peneliti tersebut dipublikasikan dengan judul Fertility, mortality, migration, and population scenarios for 195 countries and territories from 2017 to 2100: a forecasting analysis for the Global Burden of Disease Study yang diterbitkan di The Lancet.

Tim peneliti memperkirakan bahwa populasi global akan mencapai puncaknya pada tahun 2064 pada angka 9,7 miliar, sebelum turun menjadi 8.8 miliar saat pergantian abad. Namun temuan ini bertentangan oleh penemuan PBB yang memiliki satu miliar lebih banyak daripada penduduk bumi saat ini.

Untuk menggantikan populasi, maka Total Fertility Rate (TFR) atau tingkat kesuburan total harus bertahan di tingkat 2.1 kelahiran per Wanita. Saat ini, akses kontrasepsi telah diperbaiki, dan pendidikan telah banyak tersedia bagi perempuan. Dorongan untuk memiliki anak pun telah menurun.

Di beberapa daerah, terjadi penurunan TFR yang dramatis. Seperti di Spanyol saat ini 1.2, sedangkan di Polandia berjumlah 1.17. Bahkan di negara yang memiliki angka kelahiran tinggi pun diperkirakan dapat turun di masa depan.

Saat ini, wanita Afrika Sub-Sahara rata-rata memiliki 4.5 kelahiran per wanita pada tahun 2017. Angka tersebut diprediksi turun menjadi 1.7 pada tahun 20100. Nigeria dengan tingkat kesuburan tertinggi di dunia dengan angka 7 kelahiran per wanita diprediksi turun menjadi 1.8 di tahun 2100.

Namun, penurunan populasi ini akan memiliki konsekuensi dalam hal finansial yang besar. Peneliti menghimbau negara-negara untuk mulai merencanakan hal ini mulai dari sekarang, terutama individu usia kerja di usia 20 sampai 64 tahun.

Ichart Horton, pemimpin redaksi dari The Radikal mengomentari temuan ini dan mengatakan bahwa pentingnya melindungi dan memperkuat hak seksual dan reproduksi perempuan.

Studi ini berfokus pada ekspansi. Setelah 350 ribu tahun homo sapiens telah hidup di bumi, kita telah mencapai 1 miliar orang di tahun 1804. Butuh 123 tahun hanya untuk menambahkan satu miliar lagi. Dan 33 tahun untuk mencapai tiga miliar dan 14 tahun menjadi empat miliar.

Jika di akhir dekade telah terdapat 8 miliar jumlah populasi, maka manusia telah menggandakan populasi hanya dalam satu abad saja. Banyaknya populasi membuat manajemen rantai pasokan dan sistem perawatan kesehatan di banyak negara terjadi dengan tidak baik.