ZONAUTARA.com – Sudah menjadi pengatuan dasar bahwa jatuhnya apel dari pohon disebabkan oleh gravitasi. Hal inilah yang membuat Newton bertanya-tanya. Namun, hukum gravitasi universal yang dirumuskannya dan diterbitkan pada tahun 1687, jauh lebih tidak seragam daripada yang selama ini kita kira.

Gravitasi memang bervariasi di seluruh bumi. Hal tersebut karena adanya kombinasi dari beberapa faktor berikut:

Garis lintang

Bumi memang tidak bulat sempurna, ia lebih datar di sekitar kutub dan lebih menonjol di bagian khatulistiwa. Akibatnya, jarak dari pusat Bumi ke permukaan laut adalah 21 km lebih besar di khatulistiwa daripada di kutub.

Lintang tempat Anda berada memiliki efek pada gravitasi, dengan kutub dan khatulistiwa ekstrem. Dengan kata lain, apel Newton memiliki berat 0,5% lebih besar di kutub daripada di khatulistiwa.

Efek rotasi

Perbedaan gravitasi antara kutub dan khatulistiwa hanya sebagian faktor. Selain itu, rotasi Bumi juga berpengaruh pada gravitasi, karena Bumi berputar lebih cepat di khatulistiwa.

Ketinggian tak terlihat

Tarikan gravitasi Bumi bergantung pada jarak kita dari pusatnya. Makin tinggi permukaan, maka percepatan gravitasinya makin renda, meski efek ini berpengaruh sangat sedikit. Jika Anda berada di ketinggian 16.400 kaki di atas gunung, berat Anda 99,84% dari timbangan di permukaan laut.

Tarikan pasang surut bulan dan matahari

Meskipun efek ini sangat terlihat, pasang surutnya permukaan laut karena disebabkan oleh gravitasi bumi memang sangat kecil.

Susunan geologis daerah

Kepadatan jenis batuan tertentu memiliki efek pada gaya gravitasi. Daerah dengan kepadatan batuan bawah permukaan yang lebih tinggi memiliki gravitasi yang lebih tinggi dari rata-rata, begitu pula sebaliknya.

Pegunungan meningkatkan kerapatan gravitasi, sedangkan palung laut menguranginya. Efeknya biasanya tidak lebih besar dari 0,01%.

Beberapa hal di atas merupakan penyebab adanya perbedaan dari percepatan gaya gravitasi yang mempengaruhi berat kita di permukaan bumi.