Taman Wisata Alam Gunung Ambang darurat sampah

BKSDA menyayangkan sikap pendaki yang tak bawa turun sampah.

Penulis: Indra Umbola
Editor: Redaktur
Tumpukan sampah di basecamp Gunung Ambang (Foto: FB Kelvin Rengki).

ZONAUTARA.com – Beredar foto dan video yang menampilkan tumpukan sampah di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ambang, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara (Sulut) yang diunggah akun Facebook Kelvin Rengki.

Dalam foto dan video tersebut terlihat tumpukan sampah dalam beberapa kantong besar dan ada pula tumpukan sampah yang didominasi botol-botol plastik di area basecamp gunung yang berada di bawah pengelolaan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulut itu.

Kelvin yang dihubungi Zonautara.com menyampaikan, foto dan video tersebut diambil pada Minggu (9/11/2025).

“Iya, itu foto kemarin,” ucapnya, Senin (10/11/2025).

Unggahan di Facebook itu pun mengundang berbagai respons negatif dari para netizen.




Keindahan gunung ambang ternoda oleh sikap orang-orang yang cacat moral,” tulis akun Jhojo Manoy.

Ada pula komentar dari netizen yang menyoroti pihak pengelola kawasan TWA Gunung Ambang.

“Justru yg pengelola yg harus memperhatikan, krna so jga bbyar. Biar brapa kali mo sapu bersih di atas ttp mo bgtu terus klo nda ada yg mo perhatikan. (Justru pengelola yang harus memperhatikan karena (pendaki) sudah membayar. Walaupun berapa kali dibersihkan tetap akan begeitu terus bila tidak ada yang memperhatikan),” tulis akun Jeki Tambahani.

Sementara, Kepala Seksi I BKSDA Sulut, Hendrik Rundengan menyayangkan kejadian tersebut.

“Padahal bulan lalu baru ada kegiatan bersih-bersih gunung dengan Karang Taruna Boltim,” ujarnya.

Menurut Hendrik, para pengungjung TWA Gunung Ambang harus memiliki kesadaran dan pengetahuan dalam manajemen sampah.

“Jangan meninggalkan apapun selain jejak,” tambahnya.

Selanjutnya, Hendrik juga menjelaskan terkait biaya karcis masuk yang dipungut pihaknya, di mana biaya tersebut bukan digunakan untuk operasional petugas TWA, melainkan masuk sebagai Pendapatan Negara Buka Pajak (PNBP).

“Pungutan yang kita lakukan langsung disetor ke kas negara. Jadi tidak ada yang tertinggal di BKSDA Sulut,” pungkasnya.

Follow:
Mengawali karir junalistik di tahun 2019, mulai dari media cetak hingga beberapa media elektronik sebelum akhirnya bergabung dengan Zonautara.com di tahun 2024.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com