ZONAUTARA.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa keberangkatan petugas haji Indonesia menuju Tanah Suci akan dimulai pada 17-18 April 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan layanan jamaah dalam pelaksanaan haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menjelaskan bahwa keberangkatan petugas diawali oleh mereka yang bertugas di Daerah Kerja (Daker) Bandara dan Madinah. “Jadwal keberangkatan PPIH Arab Saudi tahun 2026 dimulai dengan keberangkatan tim advance pada tanggal 13 April 2026. Dilanjutkan keberangkatan Daker Bandara dan Daker Madinah pada tanggal 17 dan 18 April 2026,” ujar Irfan Yusuf saat Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Selasa.
Selanjutnya, petugas Daker Makkah akan diberangkatkan secara bertahap pada 22 dan 23 April 2026 guna mendukung kesiapan layanan jamaah di Tanah Suci. Sementara itu, keberangkatan Amirul Hajj dijadwalkan pada 19 Mei 2026.
Menurut Irfan, penjadwalan ini dirancang untuk memastikan seluruh aspek layanan, mulai dari kedatangan hingga pelaksanaan ibadah, berjalan optimal. “Kementerian Haji dan Umrah berkomitmen penuh melaksanakan mandat penyelenggaraan ibadah haji secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” katanya.
Indonesia mendapatkan kuota haji resmi sebanyak 221.000 orang pada 2026, yang terdiri dari 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus. Selain itu, jamaah calon haji kelompok terbang pertama dijadwalkan memasuki asrama haji pada 21 April dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.
Diolah dari laporan Antara.

