Anik Selvanus tegaskan UMKM jadi pilar ketahanan ekonomi keluarga dan pengentasan kemiskinan di Sulut

Penulis: David Sumilat
Editor: Redaktur
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus. (Foto Dok Diskominfo Sulut)

ZONAUTARA.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjadi instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Penguatan UMKM yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Utara, di Ruang Rapat FJ Tumbelaka, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (30/4/2026).

Dalam sambutannya, Anik menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam sektor usaha produktif rumah tangga kini tidak lagi sekadar menjadi penopang ekonomi keluarga, melainkan telah berkembang menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga secara menyeluruh.

“Perempuan memiliki peran ganda yang sangat strategis. Selain menjaga keharmonisan keluarga, perempuan juga mampu menjadi subjek ekonomi yang mandiri dan produktif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan UMKM saat ini tidak cukup hanya bertumpu pada dukungan permodalan. Menurutnya, peningkatan kualitas produk secara konsisten, pengelolaan keuangan usaha yang disiplin, serta kemampuan membaca peluang pasar menjadi faktor penting dalam mendorong usaha kecil berkembang lebih kompetitif.




Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Anik juga mendorong pelaku UMKM, khususnya perempuan, untuk segera beradaptasi dengan ekosistem digital dalam memasarkan produk. Pemanfaatan platform digital dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai jual produk lokal.

Selain digitalisasi, ia menyoroti pentingnya legalitas usaha sebagai fondasi pengembangan UMKM yang berkelanjutan. Sertifikasi halal, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga penguatan identitas merek (branding) disebut sebagai elemen penting agar produk-produk lokal Sulawesi Utara mampu bersaing di pasar nasional bahkan menembus pasar internasional.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli Gubernur, jajaran pengurus TP-PKK Sulawesi Utara, Dharma Wanita Persatuan, Persit Kartika Chandra Kirana 131/Santiago, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antarorganisasi perempuan dan pemangku kepentingan dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM perempuan, sehingga mampu mendorong lahirnya ekonomi keluarga yang lebih mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

Follow:
Pewarta yang menggeluti jurnalisme data, lingkungan, dan lainnya, telah menjelajahi berbagai aspek jurnalistik selama lebih dari 10 tahun.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com