ZONAUTARA.com – Mulai Minggu, 3 Mei 2026, penerbangan internasional reguler dari Bandara Changi, Singapura ke Pulau Belitung, kembali dibuka. Dengan dibukanya rute ini, diharapkan sektor pariwisata Belitung dapat bangkit, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.
Penerbangan ini dilayani oleh Scoot, maskapai berbiaya rendah dari grup Singapore Airlines, dengan frekuensi dua kali seminggu. Penerbangan perdana ini berhasil mencapai tingkat keterisian kabin yang tinggi, didominasi wisatawan mancanegara asal Singapura.
Direktur Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Tanjung Kelayang, Daniel Alexander Napitupulu, menyatakan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan berbagai kajian mendalam terkait dampak ekonomi dari pembukaan ini. “Proyeksinya sangat optimis, pertumbuhan perekonomian di Pulau Belitung berpotensi melonjak hingga 8%, didorong kuat oleh devisa yang dibawa oleh para wisatawan internasional,” ujarnya, dikutip Senin (4/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa pariwisata adalah metode sederhana dan efisien untuk menghasilkan devisa, berbeda dari sektor industri lain yang lebih kompleks. Konektivitas internasional dianggap kunci untuk mengembangkan destinasi pariwisata. Daniel mencontohkan Bali dan beberapa wilayah di Asia Tenggara sebagai destinasi kelas dunia berkat akses dan konektivitas udara.
KEK Tanjung Kelayang, yang menjadi Destinasi Pariwisata Prioritas, telah mengambil langkah siginifikan dengan memanfaatkan momentum dibukanya penerbangan ini untuk meningkatkan devisa pariwisata. “Masa depan pariwisata kini menjadi daya dorong pertumbuhan ekonomi dan penyedia lapangan kerja,” tegas Daniel.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

