Empat Jemaah Haji Situbondo Dibatalkan Akibat Sakit, Kuota Berubah

Perubahan jumlah jemaah haji Situbondo akibat alasan kesehatan tidak mempengaruhi jadwal keberangkatan ke Tanah Suci.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Kesiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 dari Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kini berada pada tahap akhir dengan sejumlah penyesuaian penting. Menjelang jadwal pemberangkatan, terdapat perubahan jumlah calon haji karena alasan kesehatan dan kondisi darurat lainnya.

Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo mencatat lima calon haji terpaksa batal berangkat; empat di antaranya karena alasan kesehatan sedangkan satu lainnya meninggal dunia. Akibatnya, jumlah total calon haji yang semula 998 orang berkurang menjadi 993 orang yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah.

“Sampai hari ini jumlah calon haji ada 993 orang, dari semula 998 calon haji. Empat orang calon haji kondisi kesehatannya terganggu dan satu orang lainnya sebelumnya meninggal dunia,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi di Situbondo, Rabu (6/5).

Rif’an menjelaskan bahwa perubahan jumlah ini adalah hal yang wajar dalam persiapan keberangkatan haji. Menurut pihak Kemenhaj, data calon jamaah bersifat dinamis hingga mendekati hari keberangkatan. Pengisian kekosongan kuota akan diatur oleh Embarkasi Surabaya dan bisa diisi oleh calon haji dari Situbondo atau daerah lain di Jawa Timur.

“Yang punya kewenangan mengisi kekosongan itu adalah Embarkasi Surabaya, bisa diisi oleh calon haji asal Situbondo, bisa juga oleh yang calon haji dari daerah lainnya di Jawa Timur,” tambah Rif’an.

Jamaah calon haji dari Situbondo dijadwalkan bergerak menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 14 Mei 2026, yang akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 87, 88, 89, dan 90. Kloter 88 dan 89 diisi penuh oleh jamaah asal Situbondo, kloter 87 akan bergabung dengan jamaah dari Bondowoso, dan kloter 90 bersama jamaah dari Kabupaten Jember.

Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan 26 unit bus, termasuk armada cadangan, untuk mengantar jamaah menuju Asrama Haji Sukolilo. Dengan persiapan yang matang, keberangkatan haji kabupaten ini tetap berjalan sesuai rencana meski mengalami penyesuaian jumlah jamaah.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com