ZONAUTARA.com – Rombongan jemaah haji kloter 44 dari Embarkasi SOC tiba di Burj Rawdak Hotel, Makkah, dan langsung menggemakan bacaan talbiyah dan shalawat thola’al badru alaina, Jumat (7/5/2026). Jemaah asal Kabupaten Kudus ini disambut dengan meriah di hotel yang terletak di Sektor 5 Makkah, wilayah Raudhah. Kalimat talbiyah dipimpin oleh Abdul Jalil Abdullah Almusfi, seorang diaspora Madura yang menetap 35 tahun di Makkah. Dengan khusyuk, jemaah lansia, termasuk Mbah Suyatni dan Mbah Soemoeljati, melantunkan talbiyah, meskipun ada di antara mereka yang menggunakan kursi roda.
Jumlah jemaah haji asal Jawa Tengah ini mencapai 360 orang, terdiri dari 168 laki-laki dan 192 perempuan. Berdasarkan data Tim Media Center Haji (MCH), sebanyak 185 jemaah berusia di bawah 60 tahun, sementara 175 lainnya berusia di atas 60 tahun. Sebanyak 15 jemaah lansia menggunakan kursi roda dengan mayoritas pendamping perempuan dan difasilitasi bus khusus yang ramah lansia.
Lantunan talbiyah semakin mengharukan ketika Abdul Jalil memberikan mikrofon kepada jemaah yang duduk di kursi roda. Mereka dengan penuh semangat melantunkan talbiyah, “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak.”
Kepala Sektor 5 Makkah, Wilayah Raudhah, Muh. Ikhsan, menyampaikan bahwa kondisi jemaah, terutama yang lansia, tentu mengalami keletihan setelah perjalanan jauh. Perjalanan dari bandara hingga tiba di hotel dilakukan dengan dorongan khusus, terutama bagi jemaah lansia yang menggunakan kursi roda. Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk beristirahat sebelum melaksanakan umrah wajib.
Ikhsan juga menjelaskan bahwa jemaah sudah mengenakan pakaian ihram sejak di Tanah Air. Namun, mereka tidak langsung melakukan niat ihram. Jadwal umrah wajib bagi kloter 44 SOC dilakukan pada malam harinya untuk memastikan kondisi fisik jemaah telah pulih dari perjalanan panjang. Koordinasi dengan tim medis juga terus dilakukan untuk menjamin kesehatan jemaah selama di Tanah Suci.
Diolah dari laporan Tirto.id.

