ZONAUTARA.com – Operasi Search and Rescue (SAR) hari kedua terhadap tiga pendaki yang hilang setelah erupsi Gunung Dukono berhasil menemukan satu korban WNI dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (9/5/2026). Korban, seorang perempuan, ditemukan di sekitar bibir kawah sekitar pukul 14.30 WIT dan menyisakan dua WNA yang masih hilang.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa korban ditemukan tim SAR gabungan beserta barang bawaannya, yaitu sebuah tas carier. “Korban selanjutnya dievakuasi menuju posko gabungan Desa Mamuya, Kabupaten Halmahera Utara, dan tiba sekitar pukul 18.20 WIT. Kemudian dibawa ke RSUD Tobelo untuk dilakukan proses identifikasi. Proses evakuasi sempat tertunda karena kondisi medan yang licin,” ujar Iwan dalam keterangan resminya.
Operasi SAR hari kedua dihentikan sementara setelah penemuan korban tersebut, dengan pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (10/5/2026). Dua pendaki lainnya masih belum ditemukan.
Iwan juga menyebutkan bahwa kondisi cuaca buruk berupa hujan serta abu vulkanik dari Gunung Dukono menjadi tantangan bagi tim SAR, mengancam keselamatan selama operasi berlangsung.
Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, Korem 152 Babullah, Kodim 1508 Tobelo, Polres Halut, Kompi 732 Banau, Lanud Leo Watimena, TNI AL, Brimob Polda Malut, BPBD Halut, PVMBG, PT. NHM, PA, Wanadri, dan masyarakat setempat.
Diolah dari laporan Tirto.id.

