ZONAUTARA.com – Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia terus berupaya mendorong transformasi bidang transmigrasi dengan mengajak generasi Z bergelar sarjana untuk berpartisipasi membangun ekonomi di daerah transmigrasi. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam Peraturan Menteri Transmigrasi (Permentrans) 13/2025.
Transformasi tersebut bertujuan memperkuat arah kebijakan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi. Salah satu contoh implementasinya diterapkan di kawasan transmigrasi Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tempat ditemukannya 13 sumur minyak baru.
Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menjelaskan bahwa kawasan ini disiapkan untuk memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat transmigran melalui penyediaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas warga, serta pengembangan infrastruktur dasar.
Strategi untuk merealisasikan hal ini melibatkan program Transmigrasi Patriot, yang memanfaatkan keahlian sarjana terbaik untuk mengembangkan kawasan tersebut. “Seperti apa transformasi ini dan bagaimana strategi lebih lanjutnya? Selengkapnya simak dialog dengan Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dalam acara Nation Hub di CNBC Indonesia,” ujarnya.
Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan peluang ekonomi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

