ZONAUTARA.com – Polisi saat ini tengah memburu tiga pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang beraksi di Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Insiden ini terjadi ketika komplotan pencuri sempat menembakkan senjata api saat korban berusaha mempertahankan kendaraannya.
Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha menyatakan bahwa TKP telah diperiksa bekerja sama dengan Reskrim Polres dan penyelidikan lebih lanjut sedang berjalan. “Sudah kami cek TKP (tempat kejadian perkara) bergabung dengan reskrim polres dan saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Aqsha.
Korban bernama Alif (25) mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Minggu siang, 10 Mei 2026. Ketika itu ia sedang makan bakso dan melihat sekelompok orang mencoba mencuri sepeda motornya. Alif kemudian berusaha menghampiri motornya dan sempat diancam dengan senjata api oleh para pelaku.
“Saya keluar, ‘Woi mau ngapain ini?’. Dia langsung nodongin pistol ke saya, bilang ‘Diam, diam, diam’ katanya. Ya udah ayo kata gue tuh. Langsung nembak dia buat peringatan, nggak terjadi apa-apa, nggak ngerasa apa-apa saya lari lagi ke belakang buat ngambil gelas ngelempar ke dia sambil ngejar motor,” ujar Alif.
Meskipun Alif sempat menghadapi para pelaku, mereka berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor Honda CRF hitam milik Alif. Diketahui, kaca pecah akibat tembakan mengenai pergelangan kaki Alif. Komplotan ini sempat ditembakkan beberapa kali, namun Alif selamat dari peluru langsung.
Berdasarkan keterangan Ramadhan (32), salah seorang warga sekitar, pencurian semacam ini sudah beberapa kali terjadi di kawasan tersebut. Ia mencurigai bahwa para pelaku adalah bagian dari sindikat yang kerap berpindah tempat setelah beraksi. “Namanya komplotan curanmor kayak gini biasanya kalau udah berhasil gasak di sini, dia pindah ke tempat lain,” imbuhnya.
Diolah dari laporan Detik.

