ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kota Milan, Italia, berkolaborasi dalam menciptakan seni publik melalui Program Leadership Exchange Jakarta-Milan yang berlangsung di Museo delle Culture, Milan, dari 9 hingga 16 Mei 2026. Program ini merupakan bagian dari World Cities Culture Forum dan bertujuan untuk memperkuat kebijakan budaya serta seni publik di kota global.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa dengan program ini, Jakarta ingin menghidupkan ruang publik melalui seni dan budaya serta membuka ruang kolaborasi kreatif bagi masyarakat dan seniman. Program pertukaran ini mengangkat tema “Public Art and Co-Creation” yang mendorong pengembangan seni publik berbasis komunitas melalui kolaborasi antara pemerintah, institusi budaya, komunitas kreatif, dan masyarakat.
Rano menambahkan bahwa Jakarta belajar dari praktik kota Milan dalam pengelolaan museum, seni publik, dan aktivasi ruang kota yang menjadikan budaya sebagai bagian dari keseharian masyarakat. “Kota global harus memberi ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasa bangga terhadap identitas kotanya,” ujar Rano.
Sebagai bagian dari program ini, akan dilakukan proyek instalasi seni publik di Jakarta yang melibatkan seniman lokal dan praktisi budaya dari Milan. Proyek ini direncanakan berlangsung pada 18-24 Juli 2026 dan akan diisi dengan lokakarya serta pengembangan karya instalasi seni publik.
Pemprov DKI Jakarta menilai seni publik sebagai elemen penting dalam memperkuat identitas budaya kota, meningkatkan daya tarik wisata, serta mendukung ekonomi kreatif. Diskusi strategis juga dilakukan antara Rano dan Isabella Valentini dari World Cities Culture Forum untuk mengembangkan kolaborasi budaya dan kerja sama kota kreatif yang lebih kuat di masa depan.
Diolah dari laporan Antara.

