ZONAUTARA.com – Viral di media sosial mengenai kasus dugaan begal terhadap seorang pelajar di kawasan Jalan Satria, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, telah diklarifikasi oleh pihak kepolisian. Kapolsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat, AKP Reza Aditya menegaskan bahwa pemuda tersebut terluka akibat tawuran, bukan begal.
AKP Reza menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi pada tanggal 7 Mei. “Menjelaskan kejadian terkait yang terjadi pada tanggal 7 Mei ya di Jalan Satria. Ini yang beredar di media sosial kan ada pemberitaan terkait dengan begal. Jadi setelah kita lakukan penyelidikan lebih lanjut dan kita minta keterangan dari para saksi maupun korban, kejadian ini ada konflik antara dua kelompok pelajar,” katanya, dalam keterangan yang diunggah di akun Instagram @polres_jakbar, Kamis (15/5/2026).
Aksi tawuran diawali dengan berkumpulnya sekelompok pelajar di sekitar Terminal dan Stasiun Grogol. Situasi memanas ketika muncul kelompok lain yang diduga hendak menyerang. Saat penyerangan terjadi, salah seorang pelajar bernama Andika mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit, sehingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit Sumber Waras.
Reza mengungkapkan bahwa salah satu penyebab dugaan begal adalah hilangnya sepeda motor Honda ADV milik pelajar di lokasi. Namun, kendaraan tersebut telah ditemukan di wilayah Tambora, Jakarta Barat, ditinggalkan di sebuah gang. “Kita juga sudah dapatkan untuk BB (Barang Bukti) motornya yang waktu pada saat kejadian hilang,” tambahnya.
Polisi mengimbau agar para orang tua lebih mengawasi anak-anak mereka dan memperhatikan disiplin waktu. “Kalaupun memang mau nongkrong ya silahkan, tapi setidaknya lebih perhatikan disiplin waktu lagi dan benar-benar dihimbau kepada anak-anaknya hindarilah yang namanya kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat,” ucap Reza. Pihak kepolisian berkomitmen meningkatkan patroli sebagai langkah preventif dan preemtif untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut.
Diolah dari laporan Detik.

