ZONAUTARA.com – Ahmad, penjaga warung di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merasakan langsung dampak pelemahan daya beli masyarakat. Aktivitas belanja harian di warung kecil tempatnya bekerja mengalami perlambatan seiring dengan penurunan daya beli pada masyarakat kelas bawah.
Ahmad menggambarkan ritme penjualan di warungnya yang sempat meningkat saat Lebaran namun kembali melambat setelah itu. Fenomena ini terjadi hampir setiap bulan. “Kalau warung, yang saya rasakan setelah Lebaran sudah mulai mengurang penjualan, Lebaran sempat naik,” ujar Ahmad kepada CNBC Indonesia.
Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa karakter pelanggan di wilayah Pasar Minggu cukup beragam. Banyaknya pekerja harian dari industri tekstil di sekitar lokasi warung membuat pola belanja masyarakat berbeda dibanding kawasan yang didominasi pekerja kantoran. “Kan di sini banyak pekerja tekstil juga di samping. Jadi kalau lagi tanggal muda mereka jajan banyak,” lanjutnya.
Perlambatan belanja di warung kecil dianggap sebagai salah satu indikator tekanan daya beli masyarakat bawah. Hal ini semakin terasa di tengah kebutuhan hidup yang terus meningkat, mempengaruhi daya beli warga.
Ahmad berharap kondisi ini dapat segera membaik agar pelanggan kembali aktif berbelanja seperti sebelumnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

