Yusril Izinkan Nobar, Sebut Kritik Film Pesta Babi Wajar

Yusril Ihza Mahendra menyebut kritik film Pesta Babi sebagai kritik wajar dan tidak ada larangan nobar dari pemerintah.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita. Yusril menyebut kritik yang muncul dalam film tersebut tergolong wajar meskipun judulnya terkesan kontroversial. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing hanya oleh judul film.

“Kritik semacam itu wajar saja, walaupun memang terdapat narasi yang provokatif. Judul film dokumenter itu sendiri memang kontroversial,” ujar Yusril dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5). Ia mendorong publik untuk menonton, berdiskusi, dan memperdebatkan isi film tersebut secara terbuka, supaya masyarakat lebih kritis dan terbuka untuk perdebatan pro dan kontra.

Film Pesta Babi diketahui menyoroti dampak proyek strategis nasional (PSN) di Papua Selatan terhadap lingkungan hidup dan masyarakat adat. Yusril menekankan bahwa pemerintah dapat menggunakan kritik dalam film itu sebagai sarana evaluasi proyek di lapangan. “Pemerintah dapat memetik hikmah dari film itu untuk mengevaluasi kalau-kalau ada langkah di lapangan yang perlu diperbaiki,” jelasnya.

Pembukaan lahan di Papua Selatan yang menjadi topik film, merupakan bagian dari proyek ketahanan pangan dan energi nasional yang dimulai pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Meskipun demikian, Yusril mengakui bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik mengenai pelaksanaan PSN. “PSN dibangun dengan kajian matang untuk kesejahteraan rakyat ” katanya.

Lebih lanjut, Yusril membantah terjadi larangan resmi dari pemerintah terhadap pemutaran atau nobar film ini. Ia mencatat bahwa beberapa acara nobar di kampus tetap berlangsung lancar dan jika ada pembubaran yang terjadi, bukanlah perintah dari pemerintah atau aparat penegak hukum yang terpusat.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com