WNA India Diduga Bunuh Diri di Imigrasi Surabaya

Seorang WNA India diduga bunuh diri di ruang tahanan Imigrasi Surabaya terkait kasus overstay.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India berinisial SN (48) ditemukan tewas diduga bunuh diri di ruang tahanan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Juanda, Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (14/5). SN sebelumnya ditahan karena sudah melewati masa izin tinggal atau overstay, sesuai Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Penahanan terhadap SN berawal dari laporan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Sidoarjo terkait dugaan persoalan hak anak dan masalah keluarga yang melibatkan dirinya. “Penanganan perkara tersebut berawal dari adanya koordinasi dan laporan yang disampaikan oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak,” kata Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto, Jumat (15/5).

SN diketahui overstay selama 248 hari dan hadir di Kantor Imigrasi Surabaya pada Senin (11/5) untuk pemeriksaan lebih lanjut dengan pendampingan dari UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo. Rencananya, ia akan dideportasi pada 17 Mei 2026. Namun, pada Kamis pagi sekitar pukul 07.50 WIB, SN ditemukan meninggal dunia di dalam ruang detensi.

Menurut Agus, petugas segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini, koordinasi terus dilakukan dengan Polresta Sidoarjo, Polsek Sedati, serta pihak rumah sakit untuk proses penyelidikan dan autopsi. “Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait,” ujarnya.

Koordinasi juga dilakukan dengan Konsulat Kehormatan India di Surabaya untuk penyampaian informasi kepada pihak keluarga dan penanganan jenazah sesuai prosedur konsuler. Pihak Imigrasi menyampaikan komitmen untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta melakukan evaluasi internal terhadap prosedur pengamanan ruang detensi.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com