ZONAUTARA.com – Video viral di media sosial menunjukkan seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, mengaku sebagai pelaku kekerasan seksual. Mahasiswa tersebut berasal dari angkatan 2024 D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan. Dalam video tersebut, pria yang mengaku bernama Suharman, terlihat memegang kertas bertuliskan pelaku kekerasan seksual.
Dia menyampaikan permohonan maaf kepada para korban serta mahasiswa lainnya, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Informasi yang beredar menyebutkan jumlah korban mencapai lebih dari 11 orang, yang mengenal pelaku melalui kampus, media sosial, hingga aplikasi kencan.
Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi, mengonfirmasi laporan tersebut.”Iya memang dan sudah ada laporan,” kata Nurul kepada detikJateng.
Universitas menerima laporan ini pada 24 April 2026 dan kini sedang dalam proses penanganan.”Pihak kampus telah menerima laporan 24 April 2026 lalu dan saat ini sedang ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku melalui pihak berwenang di lingkungan kampus, dalam hal ini Tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) dan Tim Kode Etik,” jelas Nurul.
Undip menegaskan komitmennya untuk menangani kasus tersebut dengan serius.”Universitas Diponegoro menyampaikan keprihatinan atas kabar yang beredar terkait dugaan kasus kekerasan seksual tersebut. Undip berkomitmen menangani setiap laporan secara serius dan sesuai ketentuan yang berlaku, serta terus memperkuat upaya pencegahan agar kasus serupa tidak terjadi di lingkungan kampus,” ujarnya.
Diolah dari laporan Detik.

