Mayoritas Pekerja Indonesia Tak Sesuai Bidang Pendidikan

Fenomena ketidaksesuaian pendidikan dan pekerjaan masih melanda mayoritas pekerja Indonesia.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Fenomena ketidaksesuaian antara pendidikan dan pekerjaan di Indonesia semakin menjadi sorotan, ditengah besarnya jumlah usia produktif. Riset dari NEXT Indonesia Center menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja di Indonesia bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan atau keahlian yang dimiliki. Hal ini dinilai bisa memicu persoalan bagi pasar kerja nasional.

Herry Gunawan, Direktur NEXT Indonesia Center mengatakan, “Kita sedang menghadapi situasi di mana ijazah sering kali tidak menjadi tiket utama di pasar kerja. Ketidaksinkronan antara sistem pendidikan dan kebutuhan industri telah menciptakan inefisiensi masif yang jika dibiarkan akan menjadi ‘bom waktu’ bagi pembangunan nasional.”

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap bahwa hingga Februari 2026, jumlah pekerja informal di Indonesia mencapai 87,74 juta orang, lebih besar dibanding pekerja formal yang sebanyak 59,93 juta orang. Hal ini dianggap memperbesar potensi mismatch karena banyak pekerjaan di sektor informal tidak membutuhkan keterampilan khusus.

Herry menjelaskan bahwa mismatch tenaga kerja terbagi menjadi dua jenis, yaitu vertikal dan horizontal. Mismatch vertikal terjadi saat tingkat pendidikan tidak setara dengan pekerjaan yang dijalani, sedangkan mismatch horizontal saat bidang studi berbeda dengan profesi yang ditekuni. Dari data Organisasi Buruh Internasional (ILO), 57,3% pekerja di Indonesia mengalami mismatch vertikal, yang umumnya dialami oleh lulusan perguruan tinggi.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa pekerja yang berada dalam posisi mismatch cenderung menerima upah lebih rendah dan stagnan, yang dapat menjadi kerugian jangka panjang bagi produktivitas ekonomi nasional. Laporan tersebut menekankan pentingnya perbaikan sistem informasi pasar kerja dan pelatihan kerja untuk menekan tingkat ketidaksesuaian antara pendidikan dan pekerjaan di Indonesia.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com