ZONAUTARA.com – Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Washington mengajukan proposal lima poin sebagai respons atas usulan perdamaian yang diajukan Teheran. Laporan media Iran pada Minggu (17/5/2026) menyebutkan bahwa usulan AS tersebut mengandung tuntutan yang sangat berat bagi pihak Iran.
Langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump secara tegas menolak proposal berisi 14 poin yang sebelumnya diajukan oleh Iran pada Jumat lalu. Trump menilai respons terbaru dari Teheran terhadap inisiatif AS sebelumnya sama sekali tidak bisa diterima.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Sputnik dan RIA Novosti, berikut adalah poin-poin utama dalam tuntutan terbaru Amerika Serikat:
Sebelumnya, surat kabar Tehran Times melaporkan bahwa Iran telah berupaya menawarkan 14 poin penyelesaian konflik, namun usulan tersebut mentah di tangan Washington. Ketegangan ini semakin diperumit dengan laporan dari kantor berita Fars yang menyebutkan bahwa ancaman agresi militer dari AS dan Israel terhadap Iran tetap ada, meskipun jika Iran nantinya menerima seluruh tuntutan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Teheran belum memberikan jawaban resmi terkait proposal lima poin tersebut. Namun, situasi di kawasan Timur Tengah diprediksi akan tetap berada dalam level waspada tinggi mengingat syarat-syarat yang diajukan AS menyentuh kedaulatan energi dan aset finansial Iran.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

