ZONAUTARA.com – Insiden penembakan di Islamic Center San Diego, Amerika Serikat, pada Senin (18/5) mengakibatkan lima orang tewas, termasuk dua tersangka pelaku penembakan. Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, menyampaikan dalam konferensi pers bahwa salah satu dari tiga korban lainnya merupakan petugas keamanan setempat.
Wahl menjelaskan bahwa informasi awal dari penyelidikan menunjukkan kedua tersangka kemungkinan tewas akibat bunuh diri. Kedua tersangka diduga berusia 17 dan 19 tahun. Sementara itu, The New York Times melaporkan bahwa petugas keamanan tersebut tewas karena tertembak dalam insiden tersebut.
Konferensi pers yang digelar pada hari kejadian menyampaikan bahwa situasi di sekitar Islamic Center saat ini telah terkendali, dan investigasi sedang dilanjutkan untuk mengungkap motif dan kronologi kejadian.
Insiden ini kembali memicu perdebatan mengenai keamanan dan pengawasan di tempat-tempat ibadah di Amerika Serikat. Banyak pihak mendesak dilakukannya langkah-langkah pencegahan dan pengamanan yang lebih ketat di lokasi publik.
Kejadian ini juga mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan serta memunculkan seruan untuk aksi nyata dalam menangani kekerasan bersenjata di negara tersebut.
Diolah dari laporan ANTARA.

