ZONAUTARA.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pembangunan pipa transmisi gas bumi Dumai-Sei Mangkei, menyusul temuan cadangan gas besar di Blok Andaman, Aceh. Infrastruktur ini disiapkan untuk menyalurkan produksi gas dari Andaman ke berbagai wilayah di Sumatra hingga Jawa.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa pembangunan pipa Dumai-Sei Mangkei telah dimulai dan ditargetkan selesai sebelum produksi gas Andaman pada 2028. “Dusem kita itu punya blok Andaman. Blok Andaman itu ada kandungan gas yang cukup besar juga di sana. Itu nanti masuk ke pulau Sumatera dikirim pakai pipa,” ujar Laode.
Ia menjelaskan bahwa jaringan pipa gas di Sumatra bagian selatan belum terkoneksi, sehingga pemerintah membangun ruas baru tersebut. “Jadi kita bangunkanlah pipa ini nanti begitu rencananya blok Andaman ini insyaallah akan bisa mulai start tahun 2028. Jadi kita sudah jadi nih pipanya, siap untuk menerima,” tambahnya.
Sebagai bagian dari proyek besar ini, pipa transmisi dari Aceh hingga Jawa Timur diupayakan untuk menciptakan satu jalur utama distribusi gas nasional. Pipa transmisi ruas Cirebon-Semarang tahap 1 sudah rampung pada 2023, sementara Cisem-2 juga telah beroperasi untuk menyalurkan gas dari Jawa Timur ke Jawa Barat.
Menurut catatan, anggaran pembuatan pipa gas Dumai-Sei Mangkei mencapai Rp 6,6 triliun dan dirancang agar dapat menyalurkan potensi gas bumi dari Wilayah Kerja (WK) Agung dan Andaman di Aceh untuk dimanfaatkan di Jawa dan Sumatra.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

