ZONAUTARA.com – Kasus tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih dalam penyelidikan aparat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa proses investigasi diserahkan sepenuhnya kepada Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Prosedur penyelidikan terkait sinyal hijau yang diterima kereta tersebut masih dilaksanakan oleh KNKT.
“Masih berlangsung, masih berlangsung. Karena ada beberapa hal juga yang masih didalami,” ujar Dudy kepada wartawan di PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).
Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono merinci kronologi kejadian dimulai pada pukul 20.33 WIB ketika KA 5568 Commuter Line tiba dan berhenti di jalur 6 Stasiun Bekasi. Tidak lama, KA Sawunggalih juga masuk ke jalur 3 Stasiun Bekasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.
Pada pukul 20.45, KA 5568 Commuter Line berangkat menuju Stasiun Bekasi Timur dan mengalami tabrakan dengan taksi di jalur hilir pada pukul 20:48:29. Sementara itu, pada pukul 20.50:43, KA Argo Bromo Anggrek berjalan di jalur 3 dengan sinyal hijau keluar J12.
Dudy menegaskan bahwa penyidikan terkait adanya korban jiwa turut dilakukan oleh kepolisian, dan hasilnya akan disampaikan setelah investigasi selesai.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

