ZONAUTARA.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas pembangunan proyek tambak produktif di berbagai wilayah Indonesia, setelah meninjau langsung operasional Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Sabtu, 23 Mei 2026. Presiden menyampaikan komitmen tersebut dalam pidato usai panen raya di lokasi itu.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengatakan bahwa perluasan tambak juga sedang dilakukan di Waingapu dengan luas 2.000 hektare, sementara di Gorontalo luas pembangunan mencapai 200 hektare, serta di Pantura, Jawa Barat, seluas 14 hektare. Berbeda dengan proyek di Kebumen, budidaya di Pantura akan difokuskan pada ikan, sehingga dapat memperkuat pasokan protein domestik dan internasional.
Presiden Prabowo menekankan bahwa arahan telah diberikan kepada kabinetnya untuk mengutamakan proyek-proyek produktif yang membawa manfaat langsung bagi rakyat. “Saya kasih petunjuk ke kabinet yang boleh kita dukung yang harus kita dukung yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif,” ujarnya. Selain itu, proyek semacam ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan menambah kekayaan bangsa.
Keberhasilan BUBK Kebumen yang mampu menghasilkan 40 ton per hektare dengan nilai jual Rp70 juta per ton menjadi contoh nyata bagi produktivitas yang ingin dicapai. Pemerintah berusaha mempercepat pembanguanan proyek serupa guna memaksimalkan potensi sumber daya alam nasional, yang sudah terbukti di Kebumen dengan produksi 1.151.497 kg dan nilai ekonomi sebesar Rp83,3 miliar hingga siklus operasional ke-8.
Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya efisiensi penggunaan anggaran negara dengan menghindari pembangunan kantor yang megah tanpa produk ekonomi yang signifikan. Beliau lebih memilih fokus pada pengembangan yang memberikan hasil nyata untuk peningkatan penghasilan rakyat, seperti proyek tambak ini yang menyerap ratusan tenaga kerja.
Diolah dari laporan Antara.

