Jepang Siapkan Anggaran Rp 336 T Hadapi Dampak Perang Iran

Jepang persiapkan anggaran Rp 336 T untuk hadapi dampak kenaikan harga akibat perang Iran.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Pemerintah Jepang berencana menyusun anggaran tambahan senilai US$ 19 miliar (Rp 336,83 triliun) atau setara 3 triliun yen untuk membantu rumah tangga yang kesulitan menghadapi lonjakan biaya hidup akibat dampak perang Iran. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menjelaskan bahwa dana ini akan digunakan untuk meredam kenaikan harga bensin, listrik, dan gas yang dipicu oleh situasi di Timur Tengah yang masih belum menentu.

Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko ekonomi dan memastikan kesiapan finansial negara menghadapi guncangan eksternal. “Dengan pandangan untuk meminimalkan risiko, kami telah menyusun anggaran tambahan untuk memastikan kami siap sepenuhnya secara finansial,” kata Takaichi pada konferensi pers, Senin, (25/05/2026).

Takaichi menambahkan bahwa rancangan undang-undang anggaran tambahan tersebut akan segera diserahkan kepada parlemen, dengan target waktu kemungkinan pada pekan depan. Dampak perang ini bahkan telah mempengaruhi industri di Jepang, seperti produsen keripik kentang Calbee yang mengubah kemasan produknya akibat kelangkaan tinta yang terkait dengan situasi tersebut.

Meskipun terjadi gejolak, Takaichi menegaskan bahwa pasokan minyak untuk kebutuhan dalam negeri diperkirakan akan tetap aman hingga musim semi mendatang. Selain itu, pasokan alternatif untuk nafta, produk sampingan minyak bumi, sudah mulai membaik dengan pemulihan mencapai lebih dari 80 persen dari tingkat pasokan sebelumnya.

Bank sentral Jepang belakangan menaikkan perkiraan inflasi dan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi akibat melonjaknya harga minyak mentah. Pihak bank sentral menyatakan bahwa kenaikan harga minyak mentah diprediksi akan terus mendorong kenaikan harga komoditas dalam negeri. “Kenaikan harga minyak mentah diperkirakan akan mendorong kenaikan harga, terutama energi dan barang,” demikian pernyataan resmi bank sentral Jepang.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com