ZONAUTARA.com – Pemerintah dan masyarakat bergotong royong membersihkan Sungai Cibanten di Kota Serang dari tumpukan sampah yang mencapai 15 ton. Sampah tersebut berhasil diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang, setelah pembersihan yang berlangsung selama dua hari.
Menurut laporan, proses pembersihan ini melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWS C3), Komunitas Peduli Sungai Banten, dan tim Pramuka. Sebelumnya, sampah telah menutupi sebagian besar aliran air di wilayah Kelurahan Unyur.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin, mengatakan, “Karena berada di titik yang tidak bisa dilalui kendaraan berat, sampah harus diurai dan dipindahkan terlebih dahulu sebelum diangkut.”
Sampah di Sungai Cibanten didominasi oleh limbah rumah tangga, termasuk plastik dan styrofoam, yang tertahan pada pohon tumbang di sungai. Akibatnya, sampah terus menumpuk selama lebih dari sepekan. Total sampah yang dievakuasi mencapai sekitar 15 ton, dengan pengangkutan menggunakan lima rit dump truck.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengangkat sampah, tetapi juga mengedukasi masyarakat. “Jangan sampai sampah dibuang ke sungai. Kita semua tahu dampaknya bisa menyebabkan banjir saat hujan,” ujarnya.
Diolah dari laporan Detik.

