ZONAUTARA.com – Kota New York diguncang insiden penikaman yang menyebabkan enam orang terluka di area Penn Station pada Minggu (7/6/2026) malam waktu setempat. Peristiwa ini terjadi hanya sehari sebelum Final NBA yang akan dihadiri Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Insiden berlangsung di tengah pengamanan ketat untuk rangkaian pertandingan Final NBA di Madison Square Garden. New York Knicks dijadwalkan menjamu San Antonio Spurs pada Gim 3 dan Gim 4 yang berlangsung Senin dan Rabu. Departemen Pemadam Kebakaran Kota New York (FDNY) menerima laporan sekitar pukul 19.00 waktu setempat mengenai sejumlah korban penikaman di persimpangan West 33rd Street dan 7th Avenue.
Berdasarkan informasi awal dari otoritas, enam orang menjadi korban, dengan satu mengalami luka serius dan empat lainnya mengalami luka ringan hingga sedang. Kelima korban ini segera dibawa ke Bellevue Hospital untuk mendapat perawatan medis.
“Tidak ada korban yang mengalami luka yang mengancam jiwa,” ungkap seorang pejabat penegak hukum. Korban keenam dirawat di rumah sakit lain, namun kondisinya belum diungkap oleh juru bicara FDNY.
Polisi yang bertindak cepat berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga adalah individu tunawisma. Hingga kini, identitas dan motif penikaman belum diungkap. Penn Station, sebagai titik transportasi krusial, mendapat perhatian besar setiap kali terjadi insiden keamanan.
Direktur komunikasi Amtrak menyatakan bahwa Polisi Amtrak turut merespons insiden ini dan memastikan operasional transportasi tidak terganggu. Wali Kota New York Zohran Mamdani menyatakan keprihatinannya atas peristiwa ini dan salut kepada respons cepat aparat keamanan.
“Tidak ada dampak terhadap layanan Amtrak,” kata Mamdani. “Hati saya bersama semua korban dan keluarga mereka. Saya mendoakan pemulihan total untuk semua yang terluka,” tuturnya, menambahkan bahwa dia berterima kasih kepada aparat yang menangani insiden dengan cepat.
Penelitian masih berlangsung untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian ini, sementara layanan di Penn Station tetap berjalan normal.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

