ZONAUTARA.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan menjangkau hingga ke pulau-pulau kecil dan wilayah terpencil di Indonesia. Proyek ini termasuk di pulau terluar seperti Pulau Enggano, Bengkulu, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.
Menteri Trenggono menegaskan bahwa pembangunan tetap dilaksanakan meskipun akses ke wilayah tersebut terbatas. “Ini contoh, Pulau Enggano. Kita sedang membangun di sini,” ujarnya saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurut Trenggono, lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak didasarkan pada luas pulau, tetapi pada jumlah penduduk dan aktivitas perikanan. “Kita ambil dari jumlah penduduknya dan jumlah kapal,” jelas Trenggono mengenai kriteria pemilihan lokasi.
Trenggono juga mengungkapkan bahwa pembangunan tahap pertama hampir selesai, dengan target 100 lokasi dimana 35 di antaranya ditargetkan rampung pada akhir bulan. Ia menambahkan bahwa pembangunan hingga akhir tahun 2026 bertujuan menyelesaikan 1.369 kampung nelayan di seluruh Indonesia.
Dalam program ini, subsidi bahan bakar minyak untuk nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih tetap berlaku dengan harga Rp7.000 per liter, memastikan bahwa dukungan operasional untuk nelayan tetap berlanjut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

