ZONAUTARA.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyerukan masyarakat untuk aktif melaporkan indikasi eksploitasi atau aktivitas digital berbahaya yang melibatkan anak, termasuk judi online. Pelaporan bisa dilakukan melalui Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau WhatsApp di 08111-129-129.
“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan resmi melalui Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau melalui WhatsApp di nomor 08111-129-129,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Jumat.
Upaya ini penting mengingat paparan judi online berpotensi merusak kehidupan anak-anak di Indonesia. “Di lapangan, jeratan judi online terbukti memicu gangguan mental hingga kecanduan ekstrem, penurunan drastis prestasi akademik akibat hilangnya fokus belajar, hingga memicu perilaku kriminal sekunder,” tambah Arifah Fauzi.
Lebih lanjut, Anak-anak terjebak dalam situasi ini bahkan bisa melakukan pencurian, berbohong, dan terlibat pinjaman online ilegal untuk memenuhi taruhan judi online. Arifah Fauzi menekankan urgensi perlindungan anak dari judi online, setara dengan perlindungan dari konten negatif lain seperti game online adiktif dan pornografi.
Untuk menangani isu ini, Kementerian Komunikasi dan Digital telah aktif memutus akses konten judi online, sementara KemenPPPA mengakselerasi implementasi Peraturan Presiden tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Daring (PARD) untuk menciptakan ekosistem digital aman bagi anak.
Diolah dari laporan Antara.

