Jawa Tengah Raih Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi di Indonesia

Jawa Tengah raih sertifikasi tanah wakaf tertinggi di Indonesia dengan 73.864 bidang tanah bersertifikat.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Antara – Top News

ZONAUTARA.com – Provinsi Jawa Tengah mencatat prestasi gemilang dengan meraih tingkat sertifikasi tanah wakaf tertinggi di Indonesia, mencapai sekitar 73 persen dengan total 73.864 bidang tanah wakaf yang telah bersertifikat. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam sebuah acara di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Selasa (16/6/2026).

Nusron Wahid menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari percepatan sertifikasi tanah wakaf yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. “Secara nasional prestasi Jawa Tengah di atas rata-rata nasional, yaitu 73 persen. Ini lompatan luar biasa, terutama sejak tiga tahun terakhir. Kesadaran masyarakat Jawa Tengah untuk melakukan sertifikasi tempat ibadah itu luar biasa,” ujarnya saat penyerahan 243 sertifikat tanah wakaf kepada 243 nadzir di Jawa Tengah.

Meski demikian, Nusron mengungkapkan masih ada sekitar 27 ribu masjid, mushala, dan tempat ibadah lainnya di Jawa Tengah yang belum bersertifikat. Oleh karena itu, Kementerian ATR/BPN menargetkan capaian sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah mencapai minimal 95 persen dalam tiga tahun ke depan.

Untuk mewujudkan target ini, Kementerian ATR/BPN bekerja sama dengan Mahkamah Agung melalui mekanisme isbat wakaf dan membuka skema penetapan nadzir sementara. Pemerintah juga menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Wakaf Indonesia, organisasi keagamaan, serta perguruan tinggi guna mempercepat proses ini.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai lembaga keagamaan dan masyarakat untuk mempercepat sertifikasi tanah wakaf. “Kita mengajak pengurus-pengurus masjid, pengurus yayasan, pondok pesantren, madrasah diniyah, dan lain sebagainya, untuk menjelaskan pentingnya mewakafkan atau menyertifikatkan,” ujar Gus Yasin, sapaan akrabnya.




Diolah dari laporan Antara.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com