ZONAUTARA.com – Dalam Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, negara tuan rumah diharapkan dapat memberikan performa terbaik mereka. Sejarah menunjukkan bahwa tuan rumah sering kali melaju jauh dalam turnamen, seperti yang terjadi pada Korea Selatan di tahun 2002, di mana mereka mencapai semifinal meskipun kontroversial.
Sejak Piala Dunia pertama, tuan rumah telah menang di lima dari sebelas edisi awal, termasuk Uruguay (1930), Italia (1934), Inggris (1966), Jerman Barat (1974), dan Argentina (1978). Namun, dengan keinginan FIFA untuk menyebarkan sepak bola secara global, peluang tuan rumah untuk mengangkat trofi kini semakin kecil, terlihat dari keluarnya Afrika Selatan dan Qatar di fase grup dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan tiga negara menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dalam sejarah, prediksi awal tidak memberikan banyak harapan bagi mereka untuk melaju jauh. Namun, kemenangan Kanada 6-0 atas Qatar di Vancouver memberikan harapan baru bagi para pendukung mereka, meskipun cedera serius pada Ismaël Koné sedikit mengurangi kegembiraan tersebut. Hat-trick Jonathan David, termasuk tendangan voli yang luar biasa, akan diingat sebagai momen bersejarah, sama halnya dengan gol bunuh diri lucu oleh Mohamed Manai.
Meksiko juga berhasil melangkah ke 32 besar setelah menang 1-0 atas Korea Selatan, di mana satu-satunya gol dicetak oleh Luis Romo setelah kesalahan fatal dari kiper Kim Seung-gyu. Sementara itu, pertandingan antara Amerika Serikat dan Australia menjadi sorotan selanjutnya, di mana AS diharapkan dapat membangun momentum setelah kemenangan meyakinkan 4-1 atas Paraguay di pertandingan sebelumnya.
Pelatih Mauricio Pochettino telah berhasil membuat timnya terlihat sebagai kesatuan yang solid, dengan kecepatan Folarin Balogun dan Christian Pulisic yang sangat mengancam di lini depan. Namun, Australia, yang meraih kemenangan mengesankan atas Turki, bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Ini adalah ujian nyata bagi AS untuk menunjukkan bahwa mereka dapat tampil dominan dan melaju ke fase knockout, sesuai harapan bagi tuan rumah utama Piala Dunia yang didukung oleh Donald Trump.
Dari segi performa, AS tampaknya memiliki peluang besar untuk lolos dari grup, tetapi dengan permainan yang tidak memuaskan, mereka tidak bisa berharap untuk sukses di era sepak bola modern. Tim Pochettino harus tampil percaya diri dan mampu mendominasi permainan. Mengalahkan Australia akan membuat jalan mereka menuju kesuksesan di Piala Dunia semakin terbuka.
Sumber: The Guardian

