Mengapa Gelombang Panas Ini Terasa Lebih Buruk

Rekor suhu pandemi diperkirakan pecah di Inggris dan Wales selama gelombang panas kedua dengan kelembapan tinggi menambah stres panas.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Rekor suhu bulan Juni di Inggris dan Wales diperkirakan akan pecah pekan ini saat gelombang panas kedua tahun ini melanda wilayah tersebut. Suhu diperkirakan mencapai pertengahan hingga akhir 30-an derajat Celsius, sama seperti pada Mei lalu, mengakibatkan hari dan malam yang sangat tidak nyaman.

Suhu yang diperkirakan mencapai 35°C dapat terasa seperti 41°C karena kombinasi beberapa faktor: kubah panas yang tak kenal ampun, kelembapan tinggi, dan malam tropis yang berurutan. Menurut Dr Akshay Deoras, peneliti senior di University of Reading, “Ini bukan hanya gelombang panas, ini adalah tungku yang digerakkan oleh kubah panas yang akan mencengkeram sebagian besar wilayah selatan Inggris dan mendorong suhu ke wilayah yang benar-benar luar biasa.”

Kubah panas yang sangat besar dan statis, atau dikenal sebagai area tekanan tinggi, menjadi “kekuatan pendorong” di balik gelombang panas ini. Pola cuaca ini menyebabkan udara turun ke atmosfer, yang mengompres dan memanas saat menyentuh tanah. Udara yang turun ini juga mengering, artinya tidak ada awan yang bisa terbentuk, sehingga sinar matahari yang kuat dapat memanaskan tanah lebih lanjut.

Kelembapan yang tinggi mencegah tubuh dari mendingin, terutama di wilayah selatan Inggris dan beberapa bagian Wales yang akan melihat termometer naik hingga 38 atau 39°C. Kelembapan adalah ukuran seberapa banyak kelembapan dalam udara. Selama cuaca panas, tubuh kita mengatur suhu internal dengan berkeringat dan ketika keringat menguap dari kulit kita, udara langsung di sebelah kita menjadi lebih dingin.

Suhu malam akan tetap tinggi dan beberapa lokasi tidak akan lebih dingin dari 20°C. Ini disebut “malam tropis”. Kita kemungkinan akan melihat malam Juni terhangat yang tercatat pada Kamis malam dengan suhu minimum di seluruh Wales, Midlands, dan Tenggara tidak diperkirakan turun di bawah 21 hingga 23°C.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com