Son Heung-min Dapat Sorotan Usai Kekalahan Timnas Korea Selatan

Son Heung-min menjadi sorotan setelah kekalahan 1-0 yang dialami tim nasional Korea Selatan melawan Meksiko di Piala Dunia.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Son Heung-min Dapat Sorotan Usai Kekalahan Timnas Korea Selatan

ZONAUTARA.com – Son Heung-min menjadi sorotan setelah kekalahan 1-0 yang dialami tim nasional Korea Selatan melawan Meksiko dalam pertandingan Grup A Piala Dunia, yang berlangsung pada Kamis (24/6/2026) waktu setempat. Mantan pemain Tottenham ini terlihat tidak berdaya di lapangan saat timnya hanya bermain defensif dan gagal mencetak gol.

Son, yang akan berusia 34 tahun sebelum babak perempat final, harus berjuang mendapatkan bola dalam pertandingan tersebut. Kesalahan besar dari Kim Seung-gyu, penjaga gawang tim, memberikan peluang bagi Meksiko untuk mencetak gol dan memimpin grup. Dalam pertandingan sebelumnya, Son juga tidak mampu memanfaatkan kesempatan dan harus diganti setelah 69 menit saat Korea Selatan berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Ceko.

Peran sentral Son di lapangan tampaknya tidak memberikan hasil yang diharapkan, dan ada perdebatan di Korea Selatan mengenai posisinya. Beberapa pihak berpendapat bahwa Son seharusnya bermain di sayap kiri, di mana Oh Hyeon-gyu, yang menggantikan Son di pertandingan pembuka dan mencetak gol kemenangan, tampil baik.

Pertandingan melawan Afrika Selatan di Monterrey menjadi sangat krusial bagi Korea Selatan. Kemenangan akan memastikan mereka lolos ke babak knockout, sedangkan hasil imbang sudah cukup untuk menduduki posisi kedua. Namun, kekalahan akan membuat peluang mereka untuk melanjutkan turnamen semakin tipis.

Setibanya di Meksiko, tim Korea Selatan dan para pendukungnya disambut baik oleh masyarakat lokal, tetapi performa yang tidak konsisten menjadikan harapan masyarakat rendah. Meskipun menang atas Ceko, banyak yang menganggap mereka adalah tim terlemah di grup tersebut.




Son, yang kini tidak lagi sekuat dulu, tetap menjadi pusat perhatian di luar lapangan. Pada sesi latihan tanggal 7 Juni, ia menjadi bahan ejekan salah satu anggota media terkait catatan dinas militernya. Son memperoleh pengecualian dari masa dinas 21 bulan dengan meraih medali emas di Asian Games 2018, namun tetap menjalani pelatihan dasar pada tahun 2020.

Menanggapi rekaman tersebut, Asosiasi Sepak Bola Korea mengeluarkan pernyataan menyesalkan komentar tidak pantas dari beberapa anggota media. Isu ini menyebabkan tim enggan berkomunikasi dengan media domestik saat berada di Meksiko, karena masyarakat Korea tidak menyukai jika orang kaya atau terkenal menghindari kewajiban militer.

Di sisi lain, militer Meksiko menembak jatuh drone yang terbang di sekitar lokasi latihan Korea Selatan menjelang pertandingan. Kinerja Korea Selatan di lapangan juga kurang meyakinkan, tidak menunjukkan semangat menyerang yang terlihat saat melawan Ceko. Kemenangan sangat dibutuhkan untuk membangkitkan kepercayaan diri tim dan mengalihkan perhatian kembali ke sepak bola, terutama menjelang kemungkinan perjalanan ke AS dan menikmati lebih banyak kuliner di sana.

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com