ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana pemerintah pusat dalam memberikan insentif sebesar Rp1 juta per bulan kepada para guru agama mulai tahun 2027. Pemprov Jateng berkomitmen untuk memastikan program tersebut tepat sasaran dengan menyinkronkan data penerima.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menekankan pentingnya peran guru agama dalam mendidik generasi penerus dan memperkuat karakter masyarakat. “Kami siap menyajikan data agar ketepatan kesejahteraan para guru agama ini bisa terwujud,” kata Taj Yasin, atau yang juga dikenal sebagai Gus Yasin, pada kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Menurut Gus Yasin, saat ini Pemprov Jateng telah memberikan insentif untuk sekitar 230 ribu guru agama, namun masih ada puluhan ribu pengajar di Madrasah Diniyah dan TPQ yang belum terjangkau bantuan tersebut. Adanya program insentif pusat ini diharapkan dapat mengatasi kekurangan tersebut.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Wachid, menjelaskan bahwa DPR telah menyetujui usulan tambahan anggaran Kementerian Agama dalam pagu indikatif tahun 2027. Sebagian anggaran tersebut dialokasikan untuk memberikan honorarium bagi guru honorer madrasah sebesar Rp1 juta per bulan.
Komisi VIII DPR juga mengusulkan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren, serta menekankan pentingnya pendataan akurat agar berbagai program bantuan di sektor pendidikan keagamaan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

