ZONAUTARA.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Layanan Umum (BLU) Lemigas telah menandatangani kontrak impor minyak dari Rusia. Hal ini disampaikan oleh Bahlil Lahadalia dalam sebuah forum, mengumumkan langkah strategis tersebut.
Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa impor minyak itu penting untuk memenuhi kebutuhan energi di Indonesia. “Kerja sama ini adalah langkah besar dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Penandatanganan kontrak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk diversifikasi sumber impor energi. Rusia dipilih sebagai salah satu alternatif setelah mempertimbangkan berbagai faktor strategis.
Impor ini tidak hanya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk memberikan solusi atas tantangan harga energi global yang fluktuatif.
Sementara itu, detail mengenai volume impor dan nilai kontrak belum diungkapkan kepada publik. Namun, ini merupakan bagian dari program Evening Up CNBC Indonesia yang dipublikasikan Kamis, 25 Juni 2026.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

