ZONAUTARA.com – Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-35 pada tahun anggaran 2026 tengah menggembleng para calon jenderal melalui pelatihan kepemimpinan digital berbasis data. Inisiatif ini bertujuan untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Seminar Sekolah di Gedung Oetaryo Sespimti Lemdiklat Polri Lembang, Jawa Barat pada 19 Juni lalu menjadi bagian dari program ini.
Dengan mengusung pola pendidikan komprehensif, para peserta yang berjumlah 57 orang — terdiri atas 47 personel Polri, delapan personel TNI, satu perwakilan Kejaksaan Agung, dan satu perwakilan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan — dilatih untuk mendukung stabilitas keamanan, kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi nasional. Moto ‘CERDAS’ yang mencakup Cekatan, Etis, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, dan Strategis menjadi landasan utama pelatihan.
Dalam mengasah empati sosial, para peserta didik menjalankan program bedah rumah di Kampung Sukamaju Barat, Desa Kayu Ambon, serta menyalurkan bantuan saat bencana tanah longsor di Cisarua. Sebuah rumah milik pasangan lansia direnovasi dalam waktu 13 hari menjadi hunian lebih layak, sementara bantuan logistik disalurkan kepada para pengungsi longsor di Desa Pasirlangu.
Para peserta juga diasah wawasan kepemimpinan digitalnya melalui Dialog Kebangsaan di Bandung Barat dengan menghadirkan Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto. Purwadi menekankan pentingnya kecepatan respons dalam membangun kepercayaan publik, serta kolaborasi lintas sektoral untuk memantau pembangunan nasional. Pesan penting Purwadi adalah bahwa “Pemimpin tidak bisa di-digitalisasi.”
Suatu pendekatan global diambil dengan mengirimkan delegasi Sespimti ke Shanghai dalam rangka Praktik Kerja Luar Negeri untuk belajar mengenai smart city dan smart policing dari praktik di China. Delegasi ini menyerap ilmu tentang pemanfaatan kecerdasan buatan, big data, dan cloud computing dalam pengelolaan keamanan publik, sebagai referensi untuk memperkuat sistem teknologi di Polri.
Diolah dari laporan Detik.

