ZONAUTARA.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat ke level Rp17.953 per USD pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026. Menurut data Bloomberg, rupiah meningkat 42 poin atau 0,23 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau berbeda pada pagi hari ini. Yen Jepang (JPY) mengalami pelemahan 0,08 persen, sementara dolar Hongkong (HKD) menguat 0,01 persen, dan dolar Singapura (SGD) menguat 0,11 persen. Dolar Taiwan (TWD) melemah 0,04 persen dan Won Korea (KRW) melemah 0,12 persen. Selain itu, Peso Filipina (PHP) tercatat menguat 0,24 persen, Rupee India (INR) melemah 0,16 persen, Yuan China (CNY) naik 0,06 persen, Ringgit Malaysia (MYR) naik 0,39 persen, sedangkan Baht Thailand (THB) menguat 0,13 persen.
Di Eropa, mata uang negara-negara terhadap dolar AS mengalami pergerakan yang variatif. Euro (EUR) melemah 0,04 persen, Pound Sterling (GBP) turun 0,07 persen, sementara Franc Swiss (CHF) menguat 0,04 persen. Krona Swedia (SEK) terpantau menguat 0,21 persen, dan Krona Denmark (DKK) naik 0,05 persen.
Kondisi pergerakan nilai tukar ini beragam disebabkan oleh faktor-faktor global dan regional yang memengaruhi pasar keuangan pada hari ini. Investor disarankan untuk terus mencermati perkembangan terkini serta analisis pasar.
Kondisi ini memperlihatkan ketidakpastian pasar yang memang sering kali menyebabkan volatilitas pada nilai tukar mata uang regional dan internasional.
Diolah dari laporan Tirto.id.

